Meninggalkan 2017 bersama Cerita Cafe

Hari ini saya janjian bersama adik-adik dan sepupu yang berada di Jakarta untuk kopi darat dan bertukar kado untuk mengakhiri 2017. Lina-adik saya yang paling kecil-mengusulkan untuk bertemu di Cerita Cafe yang berlokasi di Otista Raya-tepatnya berada di samping McD Otista persis.

Sudah berencana buat kopi darat yang seru soalnya baca review-review di Zomato kalau tempat ini memang Instagram-able, kalau kata netijen jaman now. Tentu saja saya dan Arianna hanya menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk mencapai Cerita Cafe karena rumah kami tidak berada jauh dari Otista.

Benar saja, baru saja menginjak halaman depan kami sudah bernarsis ria dengan nama resto. Staff resto sangat sigap untuk membantu kami mengambilkan foto. Kelihatannya staff-staff di Cerita Cafe sudah terbiasa dengan tingginya minat pengunjung untuk mengabadikan fotonya di sana.

Sembari menunggu yang lain untuk datang karena kami yang pertama kali hadir, tentu saja tidak dilewatkan untuk ambil foto-foto lainnya di sekitar cafe karena masih relatif sepi.

Tak lama setelah Lina dan yang lain datang, saya langsung memesan Meat & Lovers Pizza dan Arianna memesan Sate Taichan. Memang saya tidak berharap banyak dengan menu yang berada di Cerita Cafe karena berdasarkan review yang saya baca, sebetulnya menu-menu di sini tidak terlalu istimewa.

Kelebihan Cerita Cafe sebetulnya pada lokasinya yang Instagram-able dan memang cocok digunakan untuk pertemuan-pertemuan besar seperti bersama keluarga atau teman-teman atau bahkan untuk event tertentu.

Beberapa tips ketika berkunjung ke Cerita Cafe:

  • Lakukan booking di awal karena biasanya cafe ini sangat penuh antara siang atau sore hari. Kebanyakan tamu berjumlah lebih dari 4 orang.
  • Berkunjung di sore hari lebih disarankan karena lokasinya yang kebanyakan open space.
  • Coba cek apakah ada kursi bayi jika membawa bayi.
  • Pakailah pakaian yang ringan supaya tidak mudah terasa gerah.
  • Menu Indonesianya lebih oke dibandingkan menu westernnya.
  • Menu kopinya lumayan enak.
  • Jangan ketinggalan nyobain gelatonya ya!

 

(Visited 558 times, 1 visits today)
didut

Ide membuat blog ini sebenarnya berawal dari kesukaan membuat postingan jajanan yang sering saya santap diluar rumah. Saya sering menyesal kalau makanan-makanan tersebut hanya masuk ke dalam perut. Awalnya blog ini hanya berisi pengalaman saya dan teman-teman dalam menyantap aneka jenis kuliner di Kota Semarang, tetapi saat ini blog tukangmakan juga diisi oleh teman-teman yang berada di luar Semarang hingga berada di negara yang lain. Kalau kamu tertarik untuk ikutan menulis disini silahkan kirimkan  pesan ke dianadi[dot]prasetyo[at]gmail[dot]com dan kami akan mengkontak kamu segera. Makan-makan yuk!! :D

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>