Mencoba Kurobuta, Menu Burger McDonald’s Thailand

Kebetulan dalam 5 hari ini saya sedang ada pekerjaan dan workshop di Bangkok, Thailand. Pertama kali saya ke Bangkok sekitar 13 tahun yang lalu. Lama ya? haha~

Nah dalam perjalanan ke Bangkok kali ini kebetulan saya mendapatkan hotel yang berada di sebelah McDonald’s persis. Tentu saja awalnya saya tidak punya rencana untuk makan McDonald’s. Makan McDonald’s di kota yang menjadi salah satu surga kuliner kok rasanya aneh aja.

Tapi akhirnya malam ini pengen nyobain menu McDonald’s Thailand juga.

Setelah liat sekilas menu di pintu depan, saya tidak pakai lama untuk untuk memesan Kurobuta karena saya termasuk pecinta daging babi (selanjutnya kita sebut pork saja). Kurobuta adalah salah satu dari dua menu premium yang ditawarkan McDonald’s Thailand, selain Agus Beef burger.


Untuk menu ini tidak dibungkus dengan plastik tetapi dengan tas kertas. Saya juga tidak tahu apakah semua tidak dibungkus dengan plastik atau hanya untuk menu premium saja. Burgernya sendiri dibungkus dengan kotak khas McDonalds tetapi dengan nuansa gelap dan gold sehingga tampak premium.

Tadinya saya cukup kecewa karena tidak ada bungkus saos sambal di dalam tas kertas, hanya ada saos tomat (dasar orang Indonesia maunya pedas). Tetapi setelah menyantap Kurobuta, saya menemukan ledakan rasa yang tidak terduga.

img_20161103_214946_rev
Dari sisi roti sebetulnya Kurobuta tampak tidak berbeda dengan menu burger McDonald’s lainnya. Urutan penempatan burgerpun tampak tidak berbeda dengan burger McDonald’s yang pernah saya makan di Jakarta. Nah dari sinilah ledakan-ledakan itu datang.

Ledakan pertama adalah tekstur dagingnya yang lembut. Saya sudah bersiap kecewa sebetulnya dan tidak berharap banyak dari Kurobuta ini. Tapi ternyata dagingnya lembut sekali untuk ukuran burger dan ada rasa manis di dalamnya.

Ledakan kedua ternyata Kurobuta ini adalah jenis burger yang pedas! hahaha~ Di dalam Kurobuta mereka menempatkan cukup banyak sambal lokal. Jadi ketika gigitan saya masuk ke tengah gelombang pedas ini baru datang.

Jadi tidak kecewa saya dengan Kurobuta! Saya boleh bilang Kurobuta ini mendapatkan 4 bintang dari 5 bintang.  Tidak sempurna karena ledakan rasa pedas saya baru terima di tengah gigitan roti. Kurang puas rasanya.

Setelah browsing ternyata saya menemukan kalau Kurobuta ini juga dijual dengan roti berwarna hitam.

Toal kerusakan untuk 1 ala carte Kurobuta adalah 129 baht atau sekitar 50.000 rupiah. Harga yang wajar sih untuk pork seenak itu.

Picture courtesy: Pantip.com

 

(Visited 425 times, 2 visits today)
didut

Ide membuat blog ini sebenarnya berawal dari kesukaan membuat postingan jajanan yang sering saya santap diluar rumah. Saya sering menyesal kalau makanan-makanan tersebut hanya masuk ke dalam perut. Awalnya blog ini hanya berisi pengalaman saya dan teman-teman dalam menyantap aneka jenis kuliner di Kota Semarang, tetapi saat ini blog tukangmakan juga diisi oleh teman-teman yang berada di luar Semarang hingga berada di negara yang lain. Kalau kamu tertarik untuk ikutan menulis disini silahkan kirimkan  pesan ke dianadi[dot]prasetyo[at]gmail[dot]com dan kami akan mengkontak kamu segera. Makan-makan yuk!! :D

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>