Bubur Ayam Khas Radio Dalam

Nah review makanan kali ini buat pencinta kuliner tengah malam. Karena saya selalu mampir di warung ini memang menjelang tengah malam atau sangat larut.

Lokasinya sangat mudah ditemukan. Lokasi warung bubur khas radio dalam terletak di seberang Gereja Santa, Jakarta Selatan. Satu-satunya warung yang berada di halaman parkir deretan ruko yang telah tutup malam hari.

mtf_vadFZ_329
Dua kali saya mampir di warung ini dan selalu memesan bubur spesial ampela. Tekstur buburnya tidak terlalu kental. Toppingnya ada taburan ayam, cakwe, seledri, cheese stick dan tentu saja ampela. Soal cheese stick ini kelihatannya hobby buat tukang bubur ayam di Jakarta. Baru di Jakarta saya menemukan bubur ayam pakai cheese stick.

Sukanya lagi bubur disini plain alias tidak ditambahi kuah apapun. Entah kenapa kalau bubur ayam saya sukanya memang tidak ditambahi kuah apapun biar terasa sekali rasa dari buburnya.

Untuk menunya mereka punya menu bubur yang bervariasi hingga roti bakar ataupun telur setengah matang. Biasanya saya memesan telur setengah matang setelah menyantap bubur ayam. Kalau melihat menu sebetulnya warung ini cocok buat tempat ngumpul. Ada meja yang cukup panjang juga kalau mau ngumpul-ngumpul.


Menu minum juga cukup oke. Kemarin saya memesan es jeruk kelapa muda dan hasilnya JOSH ! Kelapanya besar-besar dan racikan es jeruknya memadailah buat memenuhi rasa haus.

Dua kali ke sini sayapun jadi sadar warung ini punya kelemahan yang signifikan yaitu nyamuknya ganas-ganas hahaha~ Pokoknya kulit harus terlindungi kalau disini, kalau enggak siap-siap aja bentol-bentol.

Level Kerusakan : Rp. 15.000 – 30.000

Lokasi Warung:
Jl. Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan

(Visited 1,354 times, 1 visits today)
didut

Ide membuat blog ini sebenarnya berawal dari kesukaan membuat postingan jajanan yang sering saya santap diluar rumah. Saya sering menyesal kalau makanan-makanan tersebut hanya masuk ke dalam perut. Awalnya blog ini hanya berisi pengalaman saya dan teman-teman dalam menyantap aneka jenis kuliner di Kota Semarang, tetapi saat ini blog tukangmakan juga diisi oleh teman-teman yang berada di luar Semarang hingga berada di negara yang lain. Kalau kamu tertarik untuk ikutan menulis disini silahkan kirimkan  pesan ke dianadi[dot]prasetyo[at]gmail[dot]com dan kami akan mengkontak kamu segera. Makan-makan yuk!! :D

7 Comments
  1. Abis pesen bubur ayam ampela masih pesen telur 1/2 matang? :O

    *sebenernya itu komen iri sih, udah 9 bulan nggak makan telur 1/2 mateng* hihihihi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>