Menikmati Prime Sirloin Steakholycow

Karena lokasi kantor dekat dengan #CampSenopati2 holycow jadi cukup sering mampir situ hasil nyamber kopdar orang lain atau kopdar dadakan aja hihi~


Nah hari Senin kemarin kebetulan saya nyamber Mbak Ainun yang sedang mengantar Ira buat menikmati holycow sebelum kembali ke Palembang. Karena jarang-jarang bisa kopdar dengan Ira yang lokasinya memang jauh langsung saja saya samber ikutan kopdar hihi~

Karena cukup sering makan di holycow saya mau bagi tips menikmati daging steaknya ya. Buat saya makan di holycow tidak berarti harus makan daging wagyu. Buat saya menikmati steak itu enaknya ya tergantung chefnya. Kalau chefnya bagus cara masaknya ya enak aja mau daging apa aja yang dimasak.

Buat saya cara masak di holycow asuhan Chef Afit ini standarnya sudah sama. Saya boleh bilang udah sama karena saya sudah mencicipi holycow cabang Senopati, Senopati 2 dan Kebun Jeruk. Sudah okelah standarnya. Saya malah baru-baru saja ini kecewa dengan kualitas di restorant steak yang lebih premium, jadi menikmati steak holycow saat ini sudah cocok dengan standar lidah saya.

CYMERA_20140217_124555
Kali ini saya mau share adalah steak dengan daging Australian Prime Selection. Kebetulan kemarin saya memesan yang Prime Tenderloin. Untuk prime tenderloin harganya cukup oke. Total kerusakan untuk 200 gram prime tenderloin adalah 87K.

Kemarin saya memesan dengan tingkat kematangan medium rare karena menikmati daging steak ya enaknya memang yang masih juicy gitu dagingnya. Saya percaya dengan kualitas daging di holycow jadi saya sering memesan dengan tingkat kematangan tersebut.

Ternyata prime tenderloin mempunyai ketebalan daging yang lumayan. Memesan dengan tingkat kematangan medium rare jadinya kurang tepat. Kalau kamu memesan prime tenderloin coba pesan dengan tingkat kematangan medium saja dijamin dagingnya akan maknyos ! Karena dagingnya cukup tebal.

Untuk saus entah kenapa saya tidak bisa move on dari mushroom sauce hihi~ Enak dan memang tidak ada di tempat lain untuk saus ini karena hasil racikan Chef Afit sendiri.

Selamat makan !

(Visited 2,531 times, 2 visits today)
didut

Ide membuat blog ini sebenarnya berawal dari kesukaan membuat postingan jajanan yang sering saya santap diluar rumah. Saya sering menyesal kalau makanan-makanan tersebut hanya masuk ke dalam perut. Awalnya blog ini hanya berisi pengalaman saya dan teman-teman dalam menyantap aneka jenis kuliner di Kota Semarang, tetapi saat ini blog tukangmakan juga diisi oleh teman-teman yang berada di luar Semarang hingga berada di negara yang lain. Kalau kamu tertarik untuk ikutan menulis disini silahkan kirimkan  pesan ke dianadi[dot]prasetyo[at]gmail[dot]com dan kami akan mengkontak kamu segera. Makan-makan yuk!! :D

6 Comments
  1. aku biasanya pesen saus mushroom sama blackppper :)) …

    biasanya kalo ke senopati, nyibain buddy combo, tapi kapan hari sempat nyobain *lupanamanya* dan enak

    sekiyan

  2. Kalau saya suka sama saus BBQ dan Buddy’s Sauce! :9
    Potongan favorit tentu wagyu tenderloin, tapi kalau kantong lagi tiris, buddy’s combo emang paling sip. Hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>