UPDATE: Basilia Cafe and Dine

UPDATE

Postingan tambahan ini merupakan update dari kondisi terkini dari Basilia Cafe and Dine. Basilia Cafe and Dine sekarang berlokasi di lantai dasar bagian luar pojok dari Mall Ciputra. Tempatnya menjadi lebih luas sekarang dan punya bagian teras yang kalau malam dan tidak hujan bisa menjadi tempat favorit buat hangout bersama teman-teman.


Menunya masih tetap sama dan yang membedakan adalah suasana kafe ini sekarang menjadi sangat cozy. Kamu seperti makan di rumah deh pokoknya karena terasa hommy. Tempat favorit saya adalah meja besar ini. Saya suka duduk di pojokannya karena dekat dengan colokan *smile*.  Basilia Cafe menjadi tempat favorit saya untuk bekerja ketika saya tidak bisa menemukan mood bekerja di rumah. Selain menu yang enak dan staff yang ramah, kualitas wifi mereka juga ok.

Oh iya jangan meja besarnya kalau sedang sendirian juga dishare dengan pengunjung lain kok jadi jangan merasa tidak enak untuk duduk disana karena memang posisinya strategis hehehe~

Postingan Lama

Minggu lalu tukangmakan bersama Yogie dan Niea diundang Mbak Indri-owner Basilia Cafe-untuk berbuka bersama di Basilia. Sungguh suatu pertemuan yang menyenangkan karena sebetulnya beberapa tahun yang lalu saya sempat bertamu di rumah Mbak Indri karena kita mempunyai teman baik yang sama.

Basilia bertempat di lantai 2 Java Mall dan menyajikan makanan western style seperti pasta (lasagna dan spageti), pizza sampai steak.

Ada satu perbedaan yang sangat besar antara Basilia dengan restoran gaya barat lainnya di Semarang yaitu bahan bakunya. Bahan baku dari menu yang tersedia di Basilia diusahakan sebaik mungkin dari bahan baku organik, juga ketika memasak tidak menggunakan MSG.Mbak Indri ingin agar pengunjung Basilia mendapatkan makanan yang sehat selain kelezatan.

Basilia juga mendukung gerakan slow food yang dirasa cara makan ini lebih baik dan sehat untuk tubuh kita dibandingkan dengan fast food yang banyak beredar di masyarakat kita.

Untuk range harga makanan perporsi di Basilia berkisar antara 20.000 – 50.000. Harga ini menjadi amat sangat tidak mahal jika kita menimbang bahan baku yang digunakan (bahan baku organik), usaha untuk membuat setiap menu (tanpa MSG) dan suasana santap makanan yang didapatkan.

Mbak Indri menjamin bahwa kuantitas daging atau isi dari menu yang didapatkan pengunjung Basilia lebih banyak dari kuantitas isi dari makanan restoran ala fast food, selain kualitas yang dijamin sangatlah baik.

Basilia ingin pengunjung mendapatkan kuantitas dan kualitas makanan dengan konsep what you see is what you get. Karena Mbak Indri merasa bahwa makanan ala fast food sebenarnya mempunyai kuantitas isi yang tidak banyak.


Untuk santapan pertama, saya memesan Mixed Grill Plate. Mixed Grill Plate berisi perpaduan daging sapi dan ayam yang dipanggang dengan sosis panggang yang disajikan bersama nasi, kentang goreng atau kentang tumbuk yang dapat kamu pilih sendiri.

Rasa dagingnya sangat terasa sekali dan walaupun penyajiannya sederhana, Mbak Indri menjamin makanan yang disajikan cukup untuk mengenyangkan perut kita karena sudah dihitung kuantitas kalorinya. Dan memang terasa kenyangnya setelah selesai menyantap hidangan tersebut walaupun untuk saya yang hobby makan dengan porsi yang cukup besar.


Niea sendiri memesan Chicken Kiev untuk santap berbuka walaupun kelihatannya tidak terlalu besar tetapi cukup mengenyangkan karena isi dagingnya yang cukup penuh dan Yogie ngembat lasagna.


Lalu dilanjut dengan Basilia Supreme Pizza yang berisi daging sapi, daging sapi asap, daging ayam asap, zukini, terong, jamur dan buah zaitun. Rasanya ajeepppp!! Roti pizzanya memang tipis dan crispy dan isinya berasa mantap karena memenuhi lapisan pizza.


Dan terakhir akhirnya saya mencoba herbal coffee-nya. Saya bukan penyuka kopi hitam tetapi untuk kopi yang satu ini bolehlah untuk menjadi teman ngobrol di malam hari.

(Visited 439 times, 1 visits today)
didut

Ide membuat blog ini sebenarnya berawal dari kesukaan membuat postingan jajanan yang sering saya santap diluar rumah. Saya sering menyesal kalau makanan-makanan tersebut hanya masuk ke dalam perut. Awalnya blog ini hanya berisi pengalaman saya dan teman-teman dalam menyantap aneka jenis kuliner di Kota Semarang, tetapi saat ini blog tukangmakan juga diisi oleh teman-teman yang berada di luar Semarang hingga berada di negara yang lain. Kalau kamu tertarik untuk ikutan menulis disini silahkan kirimkan  pesan ke dianadi[dot]prasetyo[at]gmail[dot]com dan kami akan mengkontak kamu segera. Makan-makan yuk!! :D

12 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>