Teppanyaki, Asyiknya Rame-Rame

Beberapa waktu yang lalu saya diminta untuk mereview menu Teppanyaki dari Mayang Sari Asiatic Restaurant yang berada di Hotel Santika Premiere Semarang.  Makan teppanyaki gratis di hotel? Ya tentu saja daku terima loh ya #mureeeeee

Saya masukkan teppanyaki ini kedalam kategori fine dining karena memang atmosfer ketika makan sangat private dan ada sedikit table manner disana. Teppanyaki sendiri berasal dari kata teppan yang berarti plat besi, dan yaki yang berarti dipanggang, ditumis, atau digoreng. Jadi semua makanan yang disajikan malam itu dipanggang didepan kita.

Saya mengajak Astrid (yang memang suka masak) dan Asmarie (dedengkot blogdetik di Semarang) kali ini. Soalnya teppanyaki kalau dimakan sendirian gak asyik. Asyiknya memang ramai-ramai kecuali kamu mau makan malam berduaan dengan pacar ^^ .

Salad

Setelah duduk kami langsung disambut dengan salad yang segar dan dingin. Saya sendiri jarang makan salad tapi salad ini langsung tandas dalam sekejab.

Kobachi

Setelah salad disusul dengan pembuka yang lain yaitu kobachi. Didalam kobachi ini ada tahu, jamur dan daging ayam yang disertai dengan kuah yang terasa sangat jepang (beraroma soyu/kecap kepang).

Pertunjukan Api Chef Muslimin

Setelah kobachi selesai, saatnya Chef Muslimin yang sudah 10 tahun menjadi chef memulai pertunjukan masaknya didepan kami. Saya bilang pertunjukan karena selama memasak beliau juga menunjukkan beberapa kebiasaa memsaknya yang menarik, dari mengetuk-ngetukkan tempat bumbu sebelum ditaburkan hingga pertunjukan api selama memasak.

Bawang Bombay-Konyaku-Brokoli-Jamur Hioko

Menu pertama yang disajikan adalah sayur-sayuran seperti brokoli, jamur hioko, bawang bombay dan konyaku. Konyaku ini seperti jelly mirip agar-agar. Ketika dipanggang konyaku ini menggeliat-geliat seperti kepanasan. Cukup menarik melihatnya.

Salah satu sajian utama
Moyashi Itame

Menu selanjutnya yaitu seafood dan segala macam jenis daging seperti daging sapi dan daging ayam. Dan dilanjutkan dengan menumis Moyashi Itame. Moyashi Itame ini adalah tauge yang dipanggang dan diberi soyu.

Yakimesi

Sudah gitu? Selesai gituuu? Ternyata tidak saudara-saudara. Makanan yang disajikan masih dilanjutkan dengan Yakimesi alias nasi goreng tuips! Yakimesi ini disajikan dengan mencampur telur dan irisan daging ayam didalamnya. Pokoknya kalau yang masak Chef Muslimin maknyosss!

Sudah ya? Sudah ya? Ternyata belum jugaaaaa *sudah memegang perut*. Kelihatannya dari awal menunya kecil-kecil yah. Tetapi ternyata menunya sangat besar untuk dinikmati.

Pancake Es Krim

Penutupnya Chef Muslimin memasak pancake yang tetap dimasak didepan kami dipanggangan. Pancake pisang ini diatasnya diberi es krim dan sekali lagi di’bakar’ dengan semburan api yang sangat besar.

Perut kamu sangat hebat kalau tidak kenyang oleh teppanyaki sajian Hotel Santika Premiere ini. Menu nasi disajikan dibelakang seperti kebiasaan orang jepang dalam menikmati makanan. Jadi kita bisa menikmati segala macam jenis lauk yang dipanggang sebelum kenyang oleh nasi.

Oh iya, segala macam ritual tepanyaki tadi berjalan selama 3 jam. Makanya saya bilang kalau sendirian gak asyik, yang ada bengong aja. Makanya saya membawa Astrid dan Asmarie supaya ramai.

Teppanyaki ini hadir pada setiap jam makan malam (18.00-22.00 WIB) dengan harga Rp 200.000/pax yang isinya komplit, seperti yang saya makan kali ini. Menu komlit itu ada 2 appetizer, 5 main course, dan 1 dessert.

Tim Penggembira

Setiap bulan ada promo dari Hotel Santika. Menu promonya yaitu 3 menu teppanyaki (satu appetizer, satu main course, dan satu dessert) dengan harga Rp 90.000 saja untuk menikmati fine dining dan food experience bersama Chef Muslimin. Kalau menurut saya sih enaknya kalau sedang makan berduaan dengan pacar/istri atau mau merayakan sesuatu dengan teman-teman terdekat.

Untuk pemesanan tempat bisa menghubungi:
Hotel Santika Premiere Semarang
Jl. Pandanaran 116-120 Semarang
Jawa Tengah
Telp : (024) 8413115

Picture Courtesy

(Visited 331 times, 1 visits today)
didut

Ide membuat blog ini sebenarnya berawal dari kesukaan membuat postingan jajanan yang sering saya santap diluar rumah. Saya sering menyesal kalau makanan-makanan tersebut hanya masuk ke dalam perut. Awalnya blog ini hanya berisi pengalaman saya dan teman-teman dalam menyantap aneka jenis kuliner di Kota Semarang, tetapi saat ini blog tukangmakan juga diisi oleh teman-teman yang berada di luar Semarang hingga berada di negara yang lain. Kalau kamu tertarik untuk ikutan menulis disini silahkan kirimkan  pesan ke dianadi[dot]prasetyo[at]gmail[dot]com dan kami akan mengkontak kamu segera. Makan-makan yuk!! :D

8 Comments
  1. uwwaaw…! asli bikin mupeng. aku yakin makanannya pasti enak, tapi pengalaman nonton pertunjukan chef itu sesuatu yg lain, aku iri. :P

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>