Kuliner Praha dan Tutorial Absinthe

Eropa timur lagi. Sebetulnya weekend kemarin waktu saya disana sedang ada Food Festival yang lumayan rame tapi tiket masuknya mahal sekali, dan di dalam masi harus bayar lagi buat jajan jadi kami skip :(

Eniwe. Ada yang menarik dari salah satu makanan khas Praha. Namanya dumpling. Terdengar biasa mungkin di chinese restaurant yang menyajikan shrimp atau beef dumpling, tapi di Praha yang namanya dumpling adalah adonan roti/kentang dicampur tepung kanji, bukan tepung terigu. Jadi rasanya kenyal dan cepet bikin kenyang. Di bawah ini adalah Vltavin (haha saya ndak tau gimana bacanya), makanan khas Ceko yang terdiri dari sirloin dengan saus krim, cranberries, dan lemon. Rasanya spicy tapi manis apalagi dengan whipped cream dan potongan berry diatas dagingnya.

Vltavín

Vltavín, Restaurant U Vltavy

Yang gak kalah mantap adalah daging panggangnya. Kalau ke praha jangan lupa coba Roast Pork. Sebelumnya maap bagi yang ndak makan babi. Roasted pork biasanya disajikan dengan takaran 500 gram, lalu dihidangkan lengkap dengan panggangan dan tusukannya kayak babi guling gitu. Katanya satu porsi roast pork ala praha bisa buat ngasi makan kuda saking gedenya. kuda kok makan babi

Saya cuman kuat makan roasted duck dengan bacon dumpling. Itu aja porsinya disajikan di baskom :roll: Makanan ini namanya Old Bohemian roast duck with sauerkraut, champignon and rosemary. Sauerkraut itu kubis yang difermentasi. Rasanya rada asam, pas untuk dipasangkan dengan daging panggang jadi makan dagingnya gak sampe eneg.

Old Bohemian Roast Duck

Old Bohemian Roast Duck, Restaurant Svejk

Gak cuman makanannya yang eksotis, Praha juga dikenal dengan breweries nya. Brewery tertua di Ceko diperkirakan ada pada tahun 1118, bahkan republik Ceko memegang rekor sebagai pengonsumsi bir per kapita terbanyak di dunia. Gak cuma bir biasa yang kadar alkoholnya sekitar 5-7 %, bir berkadar alkohol 0.5 % juga ada. Bir khas Ceko yang dihasilkan oleh brewery tertua mereknya Pilsner Urquell. Rasanya menurut saya lebih kuat dan lebih pahit dibandingkan Heineken tapi enak.

Ngomong-ngomong minuman, mengejutkan juga di Praha ini cukup banyak toko tembakau yang menjual alat untuk nyimeng dan juga minuman beralkohol tinggi. Yak kesempatan saya beli miniatur botol-botol minuman macem JackD, Smirnoff, Bacardi, dan gak lupa Absinth. Pertama kali coba minuman beralkohol 70 % kayak cairan desinfektan ini di Budapest saya langsung shoot aja, dan setelah diberi tahu oleh seorang teman, ternyata cara minum absinth itu unik. Dibakar.

Satu sloki absinth 4cl udah cukup untuk membuat malam jadi panas kok. Gak usah banyak2. Siapkan sendok teh, gula pasir dan korek api. Taruh gula pasir di sendok lalu celupkan di absinth. Jangan sampai gulanya tumpah. Setelah gula basah, bakar gula di atas sendok hingga sedikit meleleh lalu setelah api padam celupkan sendok ke dalam absinth. Oh iya harus hati-hati menaruh sendoknya karena jika gula yang masih terbakar menetes ke gelas, maka permukaan gelas akan terbakar.

Yak itulah contoh kalo apinya sampai membakar absinth yang ada di gelas. Dan dua mulut cewek-cewek imut kayak saya dan gigie harus niup api ini sampe absinthnya tinggal tiga perempat.

Sekian dulu bagi-bagi pengalaman saya di Praha. Sampai jumpa lagi bulan depan dengan kuliner Mediteran!

*foto-foto koleksi pribadi. Alamat restoran bisa dilihat di link.

(Visited 2,736 times, 1 visits today)
didut

Ide membuat blog ini sebenarnya berawal dari kesukaan membuat postingan jajanan yang sering saya santap diluar rumah. Saya sering menyesal kalau makanan-makanan tersebut hanya masuk ke dalam perut. Awalnya blog ini hanya berisi pengalaman saya dan teman-teman dalam menyantap aneka jenis kuliner di Kota Semarang, tetapi saat ini blog tukangmakan juga diisi oleh teman-teman yang berada di luar Semarang hingga berada di negara yang lain. Kalau kamu tertarik untuk ikutan menulis disini silahkan kirimkan  pesan ke dianadi[dot]prasetyo[at]gmail[dot]com dan kami akan mengkontak kamu segera. Makan-makan yuk!! :D

15 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>