Kari Jepang

Sudah lama saya tidak makan kari jepang (japanese curry) sejak saya meninggalkan jepang untuk sebuah program magang tahun 2004. Sewaktu di jepang selama 2 bulanpun saya hanya makan kari sekali saja. Di jepang harga kari lumayan mahal. 1 porsi kari dihargai sekitar 700 yen (sekitar 50.000 perak).

curry japan di Ambarukmo Plaza
Nah sewaktu berkunjung ke Yogyakarta kemarin dalam rangka main-main dan mengunjungi si boku baka, akhirnya sempat makan kari jepang lagi, tepatnya di area food court Ambarukmo Plaza.Wah saya tiba-tiba saya kangen banget dengan rasa kari ini karena memang rasa kari jepang khas banget walaupun saya belum pernah makan kari india.

Sehubungan dengan kopdar kemarin akhirnya saya memberanikan diri untuk memasak kari untuk teman-teman dari loenpia.
bumbu karikari buatan sendiri
(sorry foto kurang bagus :P )

Untuk yang ingin tahu cara masaknya berikut resepnya:

Porsi 4 orang
BAHAN:
4 kentang (dipotong besar-besar)
3 wortel
1 bawang bombay
1 kotak saus kari (biasanya S&B Golden Curry)
5 gelas air
100 gram daging ayam/sapi atau daging apa saja yang disukai (kali ini saya menggunakan ayam)

CARA MASAK:
– Daging ayam dimasak terlebih dahulu sampai empuk dengan ukuran air 5 gelas, tiriskan dan dipotong kecil-kecil berbentuk kotak
– Air yang dipakai untuk memasak ayam tadi, dipisahkan antara air dengan minyak/lemak yang mengambang diatasnya (kalau bisa sih, kalau tidak bisa ya dipakai saja semua :P )
– Potong kentang berukuran agak besar saja, tidak usah terlalu kecil
– Potong ukuran wortel sesukanya
– Iris dan cacah bawang bombay
– Tumis bawang bombay sampai harum
– Masukkan (semua) bumbu kari dan aduk sampai bumbu tercampur dengan air, tumisan bawang bombay, kentang, wortel dan daging ayam secara bersamaan
– Masak saja dengan api sedang sekitar 20 menit sampai kentangnya empuk
– Kari siap untuk dihidangkan, mudah bukan
– Kalau tidak suka terlalu kental jumlah air bisa ditambahkan tapi menurut saya lebih kental lebih enak

Selamat Mencoba :D

(Visited 2,034 times, 1 visits today)
didut

Ide membuat blog ini sebenarnya berawal dari kesukaan membuat postingan jajanan yang sering saya santap diluar rumah. Saya sering menyesal kalau makanan-makanan tersebut hanya masuk ke dalam perut. Awalnya blog ini hanya berisi pengalaman saya dan teman-teman dalam menyantap aneka jenis kuliner di Kota Semarang, tetapi saat ini blog tukangmakan juga diisi oleh teman-teman yang berada di luar Semarang hingga berada di negara yang lain. Kalau kamu tertarik untuk ikutan menulis disini silahkan kirimkan  pesan ke dianadi[dot]prasetyo[at]gmail[dot]com dan kami akan mengkontak kamu segera. Makan-makan yuk!! :D

8 Comments
  1. well, sounds kind of instant food, but it sounds easy, i think i’ll try it. hehehe *pokoke masak apa aja sing gampang tak jajal*

  2. Aku tanya dong, beli curry roux (golden curry) kalo di jakarta dimana yaa mas? kayaknya gak pernah liat deh, di carefur atau giant adakah?
    makasih yaa mas

  3. klu aku sih sering bikin kari jepang, aslinya sih pake ditambahi parutan apel malang n yoghurt sedikit. klu bumbu biasa beli di supermarket papaya banyak kok. tp hati2 ada yg mengandung babi. jagn lupa baca dulu tulisan di belakangnya. biasanya bumbu ada tingkat kepedasan mulai level 1 sampe 10. utk lidah kita sih level tertinggi msh tergolong tdk pedas

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>