<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:: TukangMakan.com :: &#187; Soto Ayam</title>
	<atom:link href="http://blog.tukangmakan.com/tag/soto-ayam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tukangmakan.com</link>
	<description>makan ... makan dan makan lagi ....</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jul 2010 18:39:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Soto Bokoran Yang Coklat</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/02/06/soto-bokoran-yang-coklat/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/02/06/soto-bokoran-yang-coklat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 07:38:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Soto]]></category>
		<category><![CDATA[Warung]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Soto Ayam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=571</guid>
		<description><![CDATA[Disebut bokoran karena rumah dari pemilik Soto Bokoran terletak di Jl. Bokoran. Berbeda dengan kuah soto ala semarang kebanyakan yang bening. Soto Bokoran mempunyai kuah yang kuning kecoklatan. Ternyata warna coklat ini didapatkan dari kaldu ayam yang digunakan sebagai dasar kuah soto dicampurkan dengan kuah sate.

Seperti dikebanyakan warung soto di semarang, sate ayam ataupun sate [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Disebut <strong>bokoran</strong> karena rumah dari pemilik<strong> Soto Bokoran</strong> terletak di <strong>Jl. Bokoran</strong>. Berbeda dengan kuah<strong> soto ala semarang</strong> kebanyakan yang bening. Soto Bokoran mempunyai kuah yang kuning kecoklatan. Ternyata warna coklat ini didapatkan dari kaldu ayam yang digunakan sebagai dasar kuah soto dicampurkan dengan kuah sate.<br />
<img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S20RuNWFfbI/AAAAAAAAEZk/Z52zj57cXrc/s400/SOTO%20BOKORAN_01.jpg" alt="" width="400" height="267" /><br />
Seperti dikebanyakan warung soto di semarang, sate ayam ataupun sate jeroan menjadi pendamping dalam menyantap soto. Biasanya sate ditaruh didalam sebuah mangkuk yang berisi kuah kecoklatan. Warna coklat ini didapatkan dari bahan dasar kuah berupa campuran gula jawa dan kecap.<span id="more-571"></span></p>
<p>Ada satu lagi lauk yang jarang didapatkan di warung soto lain, yaitu <strong>telur kecap</strong>. Telur ini kelihatannya telur yang dibacem dengan durasi masak selama 5 jam. Bahan dasarnya juga menggunakan telur bebek bukan telur ayam biasa.<br />
<img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S20RryO1szI/AAAAAAAAEZg/FGc7DOzKJkQ/s400/SOTO%20BOKORAN_02.jpg" alt="" width="400" height="267" /><br />
Satu porsi sotonya dibandrol Rp.6.000. Dan yang sedikit membedakan dari soto kebanyakan adalah potongan-potongan tomatnya yang sangat besar. Lumayan <em>juicy</em> ketika kita menyantap soto bokoran ini.</p>
<p>Oh iya kalau mau makan di warung ini jangan datang siang hari karena soto dijamin sudah habis ludes. Warung ini buka dari jam 6 pagi sampai jam 12 siang. Tetapi pada akhir pekan akan tutup lebih cepat karena habis sebelum jam tutup.</p>
<p>Warung Soto Bokoran sudah bertahan selama <strong>40 tahun</strong> berjualan di semarang. Jadi boleh dibilang soto bokoran adalah salah satu <strong>kekayaan kuliner semarang</strong> yang patut untuk dijaga.</p>
<p>Warung ini bisa ditemukan di <strong>Jl. Plampitan</strong>. Dari arah Simpang 5 &#8211; Jl. Gajah Mada &#8211; di perempatan setelah Hotel Gumaya belok kanan. Kelihatannya gang pertama sebelah kanan itu sudah Jl. Plampitan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/02/06/soto-bokoran-yang-coklat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Soto Semarang ala Bangkong</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/25/soto-semarang-ala-bangkong/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/25/soto-semarang-ala-bangkong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 08:24:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Soto]]></category>
		<category><![CDATA[Warung]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Soto Ayam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=533</guid>
		<description><![CDATA[Kalau ke Semarang belum nyobain Soto Bangkong pastinya perjalanan kuliner kamu belum lengkap. Memang di Semarang banyak bertebaran warung atau rumah makan soto. Tetapi yang bertahan dari puluhan tahun yang lalu hanya ada beberapa saja.

Berbeda dengan beberapa soto dari kota lain, soto dari semarang biasanya mempunyai kuah yang lebih bening. Termasuk soto bangkong ini. Dinamakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau ke Semarang belum <em>nyobain</em> <strong>Soto Bangkong</strong> pastinya <strong>perjalanan kuliner</strong> kamu belum lengkap. Memang di<strong> Semarang</strong> banyak bertebaran warung atau <strong>rumah makan soto</strong>. Tetapi yang bertahan dari puluhan tahun yang lalu hanya ada beberapa saja.<br />
<img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S10hR_eo11I/AAAAAAAAELI/y59DQcHmahg/s400/IMG_5811%20%28Medium%29.JPG" alt="" width="300" height="400" /><br />
Berbeda dengan beberapa soto dari kota lain, <strong>soto dari semarang</strong> biasanya mempunyai kuah yang lebih bening. Termasuk soto bangkong ini. Dinamakan soto bangkong karena <strong>Pak Soleh</strong> (pemilik soto bangkong) memulai usahanya di <strong>Jl. Bangkong</strong> hingga saat ini. Pak Soleh memulai soto bangkong dari hanya ber-gerobak pikul pada tahun 1945-an hingga mempunyai beberapa cabang di kota lain yang dikelola oleh anak-anak beliau.<span id="more-533"></span><br />
<img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S10hOrHNZFI/AAAAAAAAEK4/3BW_XHHoEgk/s400/IMG_5777%20%28Medium%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><br />
Seperti kebanyakan soto lainnya di Semarang, soto bangkong diletakkan dalam mangkuk yang lebih kecil dari mangkuk biasa. Soto ala semarang berisi nasi, bihun, tauge, bihun, potongan tomat dan suiran ayam. Kata Pak Soleh sih soto biasanya mempunyai resep yang sama, hanya tangan yang meraciknya yang bisa membuat rasa soto berbeda.</p>
<p>Soto bangkong dibandrol dengan harga Rp. 8.500. Terasa mahal? Karena bahan-bahan yang digunakan Pak Soleh dalam meracik soto tetap dijaga kualitasnya. Daging ayam dan kualitas beras yang digunakan sangat dijaga untuk tidak mengecewakan pelanggannya.</p>
<p>Soto Bangkong dibuka dari jam 07.00 pagi hingga jam 10 malam. Kalau sempat mengunjungi warung ini dan melihat Pak Soleh berjaga disitu silahkan minta untuk beliau yang meraciknya. Beliau akan dengan senang hati untuk meracik soto dengan tangannya sendiri.<br />
<img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S10hQ4UcqtI/AAAAAAAAELE/cq2F0d4MMGE/s400/IMG_5788%20%28Medium%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><br />
Oh iya, seperti biasa jangan lupa juga untuk <em>ngembat</em> lauknyanya seperti sate kerang, sate daging ayam atau jeroan. Kalau untuk saya sate jeroan tetap no 1. Dari lumpia, asem-asem maupun soto semua ada, memang <strong><a href="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/">semarang banjir kuliner</a></strong>.</p>
<p><em>Picture courtesy</em>: <a href="http://www.ahmeddee.com/">Tukang Makan Ahmed</a><br />
<a href="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/" target="_blank"><img src="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/images/LogoBanner.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/25/soto-semarang-ala-bangkong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nikmatnya Soto Koya Bu Abdul</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/09/nikmatnya-soto-koya-bu-abdul/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/09/nikmatnya-soto-koya-bu-abdul/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 23:21:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Soto]]></category>
		<category><![CDATA[Warung]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Soto Ayam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=471</guid>
		<description><![CDATA[Koya: bubuk berwarna kuning yang dibuat dari kerupuk udang dan digerus bersama bawang putih goreng.
Kemarin pagi, sewaktu hendak keluar rumah dan mencari angkot mata saya terbentur pada warung soto di pinggir jalan dekat salah satu gang masuk di Jatingaleh. Tertulis Soto Koya Bu Abdul, soto koya?

Biasanya koya digunakan untuk model soto ala surabaya atau di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Koya</strong>: bubuk berwarna kuning yang dibuat dari kerupuk udang dan digerus bersama bawang putih goreng.</p></blockquote>
<p>Kemarin pagi, sewaktu hendak keluar rumah dan mencari angkot mata saya terbentur pada warung soto di pinggir jalan dekat salah satu gang masuk di Jatingaleh. Tertulis <strong>Soto Koya Bu Abdul</strong>, soto koya?<br />
<img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S0e3_Pdxz0I/AAAAAAAAEB8/D07oej53Fcs/s400/IMG_0039%20%28Medium%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><br />
Biasanya <strong>koya</strong> digunakan untuk model soto ala surabaya atau di Jawa Timur. <strong>Soto ala Semarang</strong> biasanya kuahnya bening dan tidak pekat seperti soto di Jawa Timur. Karena perut juga masih kosong langsung saja saya masuk dan memesan soto ayam kampung. Ada 2 pilihan disini, soto ayam kampung dan soto daging.<br />
<img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S0e3-LvShuI/AAAAAAAAEB4/eO0s6PyBmH4/s400/IMG_0038%20%28Medium%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><br />
Tidak begitu lama menunggu soto ayam kampung-pun datang. Bentuknya tidak banyak berbeda seperti soto ayam di semarang. Ditaruh dalam wadah mangkok yang tidak terlalu besar. Tetapi walaupun tampilannya mirip soto semarang ternyata isinya berbeda.</p>
<p>Memang masih ada bihun didalamnya tetapi ada kecambah (atau toge). Seingat saya sih tidak ada toge di <strong>soto semarang</strong> atau saya yang lupa. Ditambah lagi ada irisan-irisan kentang yang sudah digoreng. Saya tidak tahu soto seperti ini berasal dari daerah mana. Menurut saya ini seperti soto buatan rumah buatan (almh) mama yang suka menggunakan irisan-irisan tipis kentang goreng.</p>
<p>Tidak sampai 10 menit 1 porsi soto koya bu abdul langsung masuk ke perut saya. Memang koyanya begitu dicampur dengan soto membuat sensasi rasa sotonya sedikit berbeda.Kalau kamu terbiasa dengan soto semarang yang bening kelihatannya soto koya ini sedikit lebih nikmat deh. Rasa kaldunya lebih terasa dan lebih kental daripada soto semarang.</p>
<p>Satu porsi sotonya dibandrol sekitar Rp.6.000. Cukup mahal buat saya untuk menikmati semangkok soto. tetapi rasanya memang cukup ok. Letak warung soro ini persis disebelah warung nasi padang nusantara Jatingaleh.</p>
<p>Sepertinya salah menulis ini di pagi hari karena sekarang saya sudah merasa lapar lagi ingin sarapan. Cari sarapan ah&#8230; <img src='http://blog.tukangmakan.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/" target="_blank"><img src="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/images/LogoBanner.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/09/nikmatnya-soto-koya-bu-abdul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
