RSS Feed

Posts Tagged ‘ayam bakar’

  1. Menikmati Ayam Bakar ala Nando’s

    February 8, 2010 by nabila

    “What is nandos?” tanyaku ketika teman-teman mengajakku untuk makan siang di nando’s.  ndeso ya? >.<

    Aku pikir, nandos itu semacam restoran fast food seperti Mc Donalds, KFC atau Subway. Ternyata bukan, bahkan kita bisa melihat cara mereka memasak. Baunya sedaaaap…=D

    menu-menu di nando’s merupakan makanan ala Afrika dan Mediterania, dengan menggunakan bumbu gabungan dari Portugis dan Afrika Selatan. Speciality ayam, tapi ada juga beberapa menu lain. Aku dan dua orang temanku order makanan yang berbeda. Mari kita lihat satu-satu..=D

    Chicken Kebab plus 2 sidelines

    Sideline ini artinya kita bisa memilih dessert atau makanan tambahan lain yang ada dalam menu “sideline”. Temanku, Bahira memilih Grill vegetables & cous cous. (more…)


  2. Menikmati Kuliner di ‘Penjara Alcatraz’

    May 27, 2009 by Neng Ocha

    Alcatraz Grill Resto

    Alcatraz Grill Resto

    Owh, I know and you know this is not actually ‘Penjara Alcatraz’ like I said formerly on the  entry title. :D Tapi kali ini saya pengen cerita ke anda tentang sensasi makan malam di resto yang bertema Penjara Alcatraz. Yeah, walaupun jauh dari kesan dan kegagahan nama Alcatraz itu sendiri, sih. Let’s start this! ;)

    (more…)


  3. Sate Komoh & Ayam Bakar Miroso

    March 13, 2008 by didut

    Hari Jum’at kemarin sewaktu kunjungan si kembar ke Semarang saya sempat merasakan tempat makan baru di daerah Tembalang. Namanya Miroso yang menyajikan makanan khas Jawa Timur-an.

    Karena lidah jarang menemui masakan jawa timur kecuali rawon langsung saja saya saran buat ke warung itu dan untung juga diterima karena udah kelaparan juga :P
    Pusing juga milih menunya karena kelihatannya semuanya enak. tapi karena penasaran saya pilih sate komoh dan yang lainnya pilih ayam bakar.

    Sate komoh berisi daging sapi yang disate dan disajikan dengan kuah rawon. Dagingnya lumayan empuk tetapi kalo ngeliat porsi kok rasanya nanggung gitu karena satenya cuma 1 tusuk walaupun dagingnya agak besar-besar. Sambelnya pedes banget alias nendang di lidah pake BANGET, padahal saya cuma mengambil sedikit banget alias bukan pencinta sambel. Jadi kalo situ termasuk pencinta sambel tempat ini cocok kayaknya.

    sate komoh

    (more…)