<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:: TukangMakan.com :: &#187; arabika linthong</title>
	<atom:link href="http://blog.tukangmakan.com/tag/arabika-linthong/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tukangmakan.com</link>
	<description>makan ... makan dan makan lagi ....</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Aug 2010 21:57:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Fusion Java Kopi yang Harum</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/fusion-java-kopi-yang-harum/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/fusion-java-kopi-yang-harum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 16:12:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[arabika linthong]]></category>
		<category><![CDATA[java kopi]]></category>
		<category><![CDATA[robusta lampung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=548</guid>
		<description><![CDATA[Once roasted, Coffea canephora (Robusta) tends to deliver a distinctive earthy flavour, usually with more bitterness than Coffea arabica. This powerful flavour can be desirable in a blend to give it perceived &#8220;strength&#8221; and &#8220;finish&#8221;, noticeably in the Italian coffee culture. In France, blends with around 70% Robusta and 30% Arabica are marketed as &#8220;traditional&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Once roasted, Coffea canephora (Robusta) tends to deliver a distinctive earthy flavour, usually with more bitterness than Coffea arabica. This powerful flavour can be desirable in a blend to give it perceived &#8220;strength&#8221; and &#8220;finish&#8221;, noticeably in the Italian coffee culture. <strong>In France, blends with around 70% Robusta and 30% Arabica are marketed as &#8220;traditional&#8221; coffee</strong>. Usually, coffee brewed from these blends or from straight Robusta are mixed in even parts with hot milk in a cup or bowl before drinking. (via <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Coffea_canephora" target="_blank">wikipedia</a>)</p></blockquote>
<p>Biasanya <strong>fusion</strong> atau <strong>perpaduan cita rasa</strong> dikenal dalam olahan makanan. Tetapi dikopi juga dikenal perpaduan antara 1 kopi dengan kopi yang lain. Satu jenis kopi yang saya tahu adalah<strong> <a href="http://www.kampoengcoffee.com/shop/product.php?id_product=19" target="_blank">Java Kopi</a></strong>. Bingung dengan perpaduan bahasa indonesia dan inggris dalam merk kopi ini? Saya pikir suatu unsur kesengajaan untuk membuat <strong>merk kopi</strong> yang agak tidak  biasa supaya mudah diingat.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><img src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S2PZmsrypQI/AAAAAAAAEWY/0zri8Tg_hhs/s400/IMG_0066%20%28Medium%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><p class="wp-caption-text">Packaging Java Kopi </p></div>
<p>Kopi fusion ini merupakan salah satu produk dari <strong><a href="http://www.kampoengcoffee.com/shop/" target="_blank">Kampoeng Kopi</a></strong>. Kopi ini merupakan perpaduan dari kopi <strong>Robusta Lampung</strong> dan <strong>Arabika Lintong</strong>. Kedua jenis kopi ini dipadukan dengan kombinasi jumlah tertentu sehingga mendapatkan rasa yang baru.<span id="more-548"></span><br />
<img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S2PZjTsc2AI/AAAAAAAAEWU/mq7lFpICqBM/s400/IMG_0067%20%28Medium%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><br />
Warnanya sedikit berbeda dengan kopi kebanyakan yang berwarna hitam. Kopi ini berwarna kecoklatan tua. Saya sempat membaginya dengan beberapa teman dan menurut mereka kopi ini sangatlah <strong>harum</strong>. Saya membaginya dengan beberapa teman dengan karakter orang yang berbeda-beda dan mayoritas endapat mereka mempunyai pendapat yang sama. Keharuman dari Java Kopi memang sangat terasa. Ketika bubuk kopi diseduhkan dengan  air panas, harumnya kopi langsung menyeruak masuk kedalam hidung.</p>
<p>Untuk rasa, kopi ini emang pahit tetapi tidak asam seperti Kopi Lampung. Rupanya perpaduan dengan Arabika Linthong telah menghilangkan <a href="http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/asamnya-kopi-lampung/" target="_blank">rasa asam dari Robusta Lampung</a>.</p>
<p>Kamu sudah pernah merasakan kopi-kopi fusion yang lain?</p>
<p><a href="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/" target="_blank"><img src="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/images/LogoBanner.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/fusion-java-kopi-yang-harum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
