RSS Feed
  1. Resep Bumbu Ayam Goreng

    July 16, 2010 by didut

    Jadi di keluarga saya Bapak itu jagoan nge-bumbu-in ayam sebelum digoreng. Pokoknya kalau bumbu ayam pasti bapak gak pernah (Alm) Mama. Nah, kemarin akhirnya mencoba membuat ayam dengan bumbu ala bapak.

    Tidak ada settingan bumbu yang pasti, sepertinya semakin kuat semakin enak deh keknya (haha~ ngawur banget yah)
    Resep bumbu ayam goreng ini untuk 1/2 Kg ayam karena saya hanya tinggal berdua dengan adik perempuan saya. Tinggal dikira-kira aja bumbunya kalau mau buat lebih. Tidak ada yang tidak enak kalau buat bumbu asal bumbunya tidak ngawur, soal jumlah bisa diatur. (more…)


  2. Goma Ae – Salad Dingin dari Jepang

    July 15, 2010 by mbak titut

    Karena sudah mulai lagi melakukan food combining, aku mencoba membuat Goma ae. Goma ae ini salad dingin khas Jepang. Enak deh.

    Bahan:

    • Bayam, dibuang akarnya, dicuci dan direbus 1 menit saja.
    • Kalau bisa, waktu merebut diletakan sejajar (jangan berantakan), begitu juga waktu meniriskan, kalau bisa tetap sejajar.
    • Wijen, disangrai. Sebagian di tumbuk kasar, sebagian biarkan utuh (sedikit saja untuk taburan)
    • Soy sauce (bukan kecap manis yang kental itu. Ini rasanya asin)
    • Gula

    (more…)


  3. Berburu Kuliner Malam di SOLO (part 2)

    June 19, 2010 by didut

    Postingan ini kelanjutan dari petualangan saya di SOLO kemarin.

    Tanggal 5-6 Juni 2010 kemarin karena sudah mampir di Solo untuk acara SOLO (Sharing Online lan Offline), rasanya rugi kalau tidak berburu kuliner di Solo. Selain Solo terkenal sangat aktif kegiatan kulinernya dari pagi hingga malam hari. Baru di Solo saya menemukan tukang sate kambing mulai aktif dari jam 6 pagi, jadi orang Solo bisa sarapan dengan sate kambing dari jam 6 pagi.

    Karena dari pagi hingga sore sudah ada acara SOLO di Gedung Graha Solo Raya, perburuan dimulai sebelum jam makan malam. Teman seperburuan kali ini Wedhouz. Kita tahu bahwa oleh panitia sudah disiapkan makan malam tetapi rasanya kok sia-sia kalau mampir Solo tanpa menikmati kuliner khas Solo.

    Nasi Liwet

    Untuk perburuan pertama kita berjalan-jalan di sepanjang Jl. Slamet Riyadi didekat penginapan. Kata Wedhouz Solo terkenal dengan warung ala eplek eplek (sepertinya spellingnya harus ditanyakan lagi, maklum bukan orang jawa), pokoknya dimana ada ruang kosong ada warung yang bisa nempel disitu. Ternyata didekat penginapan kita bisa menemukan Nasi Liwet. (more…)


  4. Jejamuran

    June 17, 2010 by christin

    Di Sleman, DIY ada restoran unik yang menyajikan menu dengan bahan dasar jamur. Nama restorannya Jejamuran. Pertama saya diberitahu oleh si pacar sebuah foto sepiring menu makanan yang wujudnya seperti rendang. Katanya itu dari jamur, dan rasanya beneran seperti daging alih-alih jamur yang kenyal dan (aslinya) gak berasa itu.

    Gak sabaran, beberapa malam kemudian saya diajak oleh beliau ke restoran ini. Resto Jejamuran alamatnya ada di Niron, Pandowoharjo, Sleman. Dari Ringroad Utara cari Jalan Magelang. Lurus aja ke arah Magelang sampai di sebuah perempatan di daerah Beran Lor, kemudian belok kanan kira-kira 800 meter. Resto ini terletak di sebelah kiri jalan.

    Kalau mau mencoba menu lengkap sebaiknya datang sore hari karena biasanya malam hari beberapa menu sudah habis. Menunya seperti apa sih? Ini beberapa contohnya:

    Rendang Manis

    Ini adalah rendang jamur. Kelihatan kan bentuknya, jamur kancing yang diberi bumbu rendang. Pada gigitan pertama saya seperti gak percaya karena ternyata benar, jamurnya terasa seperti daging! :D Belum lagi bumbunya… *ngelap iler* (more…)


  5. Ramen Ramen Ramen (1)

    June 8, 2010 by nabila

    Sebagai penggemar mie dan anime Jepang, tentunya saya pun penasaran dengan mie ramen. Seperti apa sih rasanya? Setelah mencoba di tiga tempat berbeda, berikut ini review saya dalam tiga postingan.=D

    Nikkou  Ramen

    Enak!Can’t say more…enak enak enaak!!

    eh, lha gimana reviewnya??>.<

    ya ya ya, di nikko ramen ini saya makan ditemani oleh seorang kawan yang pernah tinggal di Jepang dan tentunya berpengalaman dalam bidang ini (maksudnya dia ngerti rasa aslinya).

    Kami memesan 3 macam mi ramen, yaitu :

    1. Chicken Chilli Ramen

    melihat kata “chilli” di menu, langsung deh pesen itu tanpa pikir panjang!maklum doyan pedes.>.<
    pas pertama dihidangkan, sempet meragukan rasa pedasnya dan bertanya “ini cuma dikasih cabe bubuk ya…” (ya beginilah anak sotoy yang taunya mi instan duank)
    kawanku itu menjawab “itu bubuk cabe Jepang, pedesnya lebih ke tenggorokan”
    dan rasanya ternyata enaaaaakk……dan pedeeeeeeesss…..T.T

  6. Pastel Tutup

    June 7, 2010 by mbak titut

    Pastel Tutup

    Pelan-pelan, saya mulai mengajari diri saya untuk tidak bertumpu pada nasi sebagai makanan pokok. Kali ini saya memilih kentang sebagai karbohidrat pengganti nasi/beras. Pelan-pelan, saya mulai menawarkan Gita konsep yang sama – dan juga, menawarkan Gita pada gagasan daging sebagai sumber protein (yes, she doesn’t like beef). Jadi, tadi malam saya membuat pastel tutup ala saya dengan bahan-bahan seadanya di rumah. Saya mencampurkan sedikit keju pada adonan kentang, supaya Gita juga mendapat asupan kalsium. Ini dia resepnya:

    Sebelum memulai menyiapkan dan membuat bahan, panaskan oven pada suhu 180 – 200 derajat Celcius.

    (more…)


  7. San Bao Long Kopi Tiam

    May 24, 2010 by didut

    Akhirnya rasa penasaran saya untuk mencoba apa itu kopi tiam terbayar sudah. Membuka thread hunting kopi tiam di milis Loenpia, akhirnya Yogie dan Ari W menemani saya untuk mencoba kopi tiam didaerah Tembalang, Semarang.

    A kopitiam or kopi tiam is a traditional breakfast and coffee shop found in Southeast Asia. The word is a portmanteau of the Malay word for coffee (as borrowed and altered from the Portuguese) and the Hokkien dialect word for shop . Menus typically feature simple offerings: a variety of foods based on egg, toast, and kaya, plus coffee, tea, and Milo, a malted chocolate drink which is extremely popular in Southeast Asia, particularly Singapore and Malaysia. ~ Wikipedia


    Kopi tiam sebetulnya adalah sebutan untuk kedai kopi di Malaysia dan Singapura. Kopi tiam memang banyak ditemukan dikedua negara tadi. Begitu masuk ke San Bao Long Kopi Tiam, kesan pertama yang saya dapatkan adalah kedai kopi yang simpel walau tidak dikatakan sederhana. (more…)


  8. Aneka Bubur Ayam di Semarang

    May 22, 2010 by didut

    Kalau mau makan bubur ayam di Semarang biasanya ada 2 rujukan lokasi. Kalau mau makan bubur ayam ala semarang dengan potongan cakwe, potongan telor (yang dibacem) dan kuah coklat yang manis bisa menuju arah Simpang Lima dan sekitarnya. Setiap pagi dan hari minggu pasti penjual bubur aya ala semarang(an) tersebar luas.

    Tetapi ada karena banyaknya pendatang di semarang, ada juga yang tidak suka bubur ayam ala semarang. Mereka lebih suka bubur ayam (mereka menyebutnya) ala Jakarta. Bubur ayam ala Jakarta ini diisi dengan suiran ayam, taburan kacang dan krupuk. Kuahnya biasanya kuah asin yang bisa ditambah sendiri dan kecap manis. Untuk bubur ayam jenis ini biasanya banyak bertebaran di daerah tembalang.

    Saya sendiri karena datang dari Jakarta lebih menyukai bubur ayam yang kedua. Yang paling terkenal menurut saya tentu saja bubur ayam Pak Brewok di Tembalang. Walau menurut saya harganya sekarang lumayan mahal kalau untuk sekedar makan bubur ayam. Tetapi toppingnya memang terasa penuh. Suiran ayam, kacang dan kerupuknya tidak malu-malu, memenuhi penjuru mangkok. Dan buburnya juga terasa sangat kuat. Saya pernah mencoba makan bubur ayam sejenis di tembalang dan memang rasa buburnya tidak sekuat dan seenak bubur ayam Pak Brewok.

    Tetapi untuk bubur ayam semarang(an) saya mempunyai tempat yang saya bisa rekomendasikan. Warung bubur ayam ini terletak di depan Java Mall persis. Tetapi untuk menikmati bubur ayam ini mempunyai handicap tersendiri. Warung bubur ayam dan lontong sayur ini hanya buka dari jam 2 pai sampai pagi menjelang seubuh (sekitar jam 6 pagi kalau masih ada). Tidak tahu kenapa walau ala semarang(an) tetapi bubur ayam ini terasa sangat nikmat. Mungkin karena disantap pada saat subuh dimana perut kita terasa sangat lapar. Penikmatnyapun biasanya orang-orang malam. Biasanya yang bekerja shift malam atau yang biasanya suka keluar malam. Tetapi karena enaknya jangan heran kalau dalam waktu 2-3 jam setelah buka biasanya menunya sudah habis jika pada hari yang ramai seperti weekend.

    BTW Punya tempat favorit makan bubur ayam di semarang?


  9. My Breakfast

    May 16, 2010 by didut

    Makanan Apa yang baik untuk makan pagi?
    Makanan yang banyak mengandung protein dan serat sangat dianjurkan untuk makan pagi, karena memerlukan proses pencernaan yang lebih lambat. Protein bisa ditemukan di daging rendah lemak, telur, kacang-kacangan atau produk berbasis susu. Sedangkan serat bisa diperoleh lewat sayur-sayuran dan buah-buahan. ~ via Goorme

    Terus terang pola makan pagi saya berubah sejak mulai bekerja di rumah. Sewaktu saya kecil hingga SMA, sarapan saya selalu makanan berat. (Alm) Mama selalu menjejali saya dengan nasi dan lauk pauk lengkap dan bahkan sewaktu SD plus susu putih setiap harinya.

    Sampai saya bekerja di LSMpun pola makan pagi belum banyak berubah. Saya tetap suka makan pagi walau diluar. Nah sejak berkantor di rumah entah kenapa saya tidak suka dengan makan pagi. Setiap saya mengambil sarapan pasti perut saya cepat merasa lapar. Tetapi jika tidak sarapan jam 12 siangpun terasa normal makan pagi digabung dengan makan siang. (more…)


  10. Resep Saus Pasta Daging ala Didut

    May 7, 2010 by didut

    There are hundreds of different shapes of pasta with at least locally recognized names.[2] Examples include spaghetti (thin rods), macaroni (tubes or cylinders), fusilli (swirls), and lasagne (sheets). Two other noodles, gnocchi and spätzle, are sometimes considered pasta. They are both traditional in parts of Italy.
    Pasta is categorized in two basic styles: dried and fresh. Dried pasta made without eggs can be stored for up to two years under ideal conditions, while fresh pasta will keep for a couple of days in the refrigerator.[3] Pasta is generally cooked by boiling. ~ Wikipedia

    Pada dasarnya pasta bisa berbentuk apa saja dari yang paling umum atau paling sering dimakan orang Indonesia seperti spaghetti , makaroni, fusili sampai lasagna. Kali ini saya mencoba menuliskan resep saus pasta daging ala saya sendiri. Maaf kalau resepnya memang agak menyimpang dari resep yang seharusnya. Tetapi saus pasta daging ini sangatlah mudah dan tidak perlu waktu lama untuk memasaknya.

    Saus Pasta Daging Ala Didut

    (more…)