<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:: TukangMakan.com :: &#187; Tips</title>
	<atom:link href="http://blog.tukangmakan.com/category/tips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.tukangmakan.com</link>
	<description>makan ... makan dan makan lagi ....</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jul 2010 18:39:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Resep Bumbu Ayam Goreng</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/07/16/resep-bumbu-ayam-goreng/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/07/16/resep-bumbu-ayam-goreng/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 08:07:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resep]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Ayam Goreng]]></category>
		<category><![CDATA[Bumbu Ayam Goreng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=749</guid>
		<description><![CDATA[
Jadi di keluarga saya Bapak itu jagoan nge-bumbu-in ayam sebelum digoreng. Pokoknya kalau bumbu ayam pasti bapak gak pernah (Alm) Mama. Nah, kemarin akhirnya mencoba membuat ayam dengan bumbu ala bapak.
Tidak ada settingan bumbu yang pasti, sepertinya semakin kuat semakin enak deh keknya (haha~ ngawur banget yah)
Resep bumbu ayam goreng ini untuk 1/2 Kg ayam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TEASfm8hTkI/AAAAAAAAFnM/JP_IgmPKRHo/s400/2330052793_36d32351b1.jpg" alt="" width="320" height="240" /></p>
<p>Jadi di keluarga saya Bapak itu jagoan nge-bumbu-in ayam sebelum digoreng. Pokoknya kalau bumbu ayam pasti bapak gak pernah (Alm) Mama. Nah, kemarin akhirnya mencoba membuat ayam dengan bumbu ala bapak.</p>
<p>Tidak ada settingan bumbu yang pasti, sepertinya semakin kuat semakin enak deh keknya (haha~ <em>ngawur banget yah</em>)<br />
Resep bumbu ayam goreng ini untuk 1/2 Kg ayam karena saya hanya tinggal berdua dengan adik perempuan saya. Tinggal dikira-kira aja bumbunya kalau mau buat lebih. Tidak ada yang tidak enak kalau buat bumbu asal bumbunya tidak ngawur, soal jumlah bisa diatur.<span id="more-749"></span></p>
<p><strong>Bumbu yang dihaluskan</strong>:</p>
<ul>
<li>Lada secukupnya</li>
<li>4 siung bawang merah</li>
<li>3 siung bawang putih</li>
<li>Kemiri 4 biji</li>
<li>Gula merah (kalau yang ukuran kecil setengahnya deh)</li>
</ul>
<p>Sereh untuk dimasukkan</p>
<p><strong>Cara Masak</strong></p>
<ul>
<li>Bumbu dimasukkan dengan air satu gelas saja, karena ayam nantinya sewaktu dimasukkan akan mengeluarkan air.</li>
<li>Dimasak dengan api medium.</li>
<li>Masukkan sereh.</li>
<li>Masukkan ayam dan aduk sampai rata.</li>
<li>Kalau sudah mendidih bolak balik ayam beberapa kali hingga airnya habis/asat.</li>
</ul>
<p>Nah ayam siap deh untuk digoreng. Kalau sudah dingin masukkan ditempat yang tertutup dan masukkan ke kulkas. Ayam akan tahan sampai beberapa hari. Tinggal digoreng kalau mau dimakan.</p>
<p>Mudah khan?</p>
<p>PS: gambar didalam postingan ini tidak ada hubungannya dengan resep. Hanya untuk membuat yang baca ngiler aja *<em>dikeplak rame rame</em>*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/07/16/resep-bumbu-ayam-goreng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Goma Ae &#8211; Salad Dingin dari Jepang</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/07/15/goma-ae/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/07/15/goma-ae/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 06:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mbak titut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guest Post]]></category>
		<category><![CDATA[Japanese Food]]></category>
		<category><![CDATA[Resep]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Goma Ae]]></category>
		<category><![CDATA[Salad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=743</guid>
		<description><![CDATA[
Karena sudah mulai lagi melakukan food combining, aku mencoba membuat Goma ae. Goma ae ini salad dingin khas Jepang. Enak deh.
Bahan:

Bayam, dibuang akarnya, dicuci dan direbus 1 menit saja.
Kalau bisa, waktu merebut diletakan sejajar (jangan berantakan), begitu juga waktu meniriskan, kalau bisa tetap sejajar.
Wijen, disangrai. Sebagian di tumbuk kasar, sebagian biarkan utuh (sedikit saja untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TD7Oa_f4RKI/AAAAAAAAFmU/1ZC-irL4wj8/s400/goma-ae.jpg" alt="" width="320" height="256" /></p>
<p>Karena sudah mulai lagi melakukan food combining, aku mencoba membuat <strong>Goma ae</strong>. Goma ae ini <strong>salad dingin khas Jepang</strong>. Enak deh.</p>
<p>Bahan:</p>
<ul>
<li>Bayam, dibuang akarnya, dicuci dan direbus 1 menit saja.</li>
<li>Kalau bisa, waktu merebut diletakan sejajar (jangan berantakan), begitu juga waktu meniriskan, kalau bisa tetap sejajar.</li>
<li>Wijen, disangrai. Sebagian di tumbuk kasar, sebagian biarkan utuh (sedikit saja untuk taburan)</li>
<li>Soy sauce (bukan kecap manis yang kental itu. Ini rasanya asin)</li>
<li>Gula</li>
</ul>
<p><span id="more-743"></span>Cara:</p>
<ul>
<li>Bayam yang sudah ditiriskan dipotong</li>
<li>Untuk sausnya: campur tumbukan wijen sangrai, soy sause dan gula.</li>
<li>Campur bayam dan saus. Taburi wijen dan siap dihidangkan.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/07/15/goma-ae/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pastel Tutup</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/06/07/pastel-tutup/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/06/07/pastel-tutup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 00:33:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mbak titut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guest Post]]></category>
		<category><![CDATA[Resep]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Pastel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=698</guid>
		<description><![CDATA[Pelan-pelan, saya mulai  mengajari diri saya untuk tidak bertumpu pada nasi sebagai makanan pokok. Kali ini saya memilih kentang sebagai karbohidrat pengganti nasi/beras. Pelan-pelan, saya mulai menawarkan Gita konsep yang sama &#8211; dan juga, menawarkan Gita pada gagasan daging sebagai sumber protein (yes, she doesn&#8217;t like beef). Jadi, tadi malam saya membuat pastel tutup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class=" " src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TBx4LUZVRuI/AAAAAAAAFU8/NLk2h4ZP5rc/s400/PASTEL%20TUTUP.jpg" alt="" width="400" height="300" /><p class="wp-caption-text">Pastel Tutup</p></div>
<p style="text-align: center;">Pelan-pelan, saya mulai  mengajari diri saya untuk tidak bertumpu pada nasi sebagai makanan pokok. Kali ini saya memilih kentang sebagai karbohidrat pengganti nasi/beras. Pelan-pelan, saya mulai menawarkan Gita konsep yang sama &#8211; dan juga, menawarkan Gita pada gagasan daging sebagai sumber protein (yes, she doesn&#8217;t like beef). Jadi, tadi malam saya membuat pastel tutup ala saya dengan bahan-bahan seadanya di rumah. Saya mencampurkan sedikit keju pada adonan kentang, supaya Gita juga mendapat asupan kalsium. Ini dia resepnya:</p>
<p><em>Sebelum memulai menyiapkan dan membuat bahan, panaskan oven pada suhu 180 &#8211; 200 derajat Celcius. </em></p>
<p><strong><span id="more-698"></span>Adonan kentang: </strong><br />
3 butir kentang ukuran sedang: kupas, cuci, dan rebus. Tambahkan 1/2 sendok teh garam pada air perebus.<br />
2 butir telur ayam, kocok lepas<br />
150 gr keju chedar, parut.</p>
<p><strong>Isi: </strong><br />
1 butir bawang bombay ukuran sedang, cincang halus<br />
2 siung bawang putih, cincang halus<br />
200 gr frozen vegetables, saya menggunakan brand McCain: kacang polong, jagung, brokoli, kentang dan wortel.<br />
200 gr daging sapi cincang<br />
1/2 sendok teh lada bubuk<br />
1 sendok teh gula<br />
garam secukupnya<br />
1/4 butir pala, parut atau tumbuk<br />
minyak/margarin/mentega untuk menumis (saya memakai 1 sendok makan minyak zaitun)<br />
2 butir telur rebus, potong tiap butir jadi 4 bagian</p>
<p><img class="alignright" src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TBx4G3v6OmI/AAAAAAAAFUw/hq_APkQxFcQ/s800/McCain_Mixed_Vegetables.jpg" alt="" width="152" height="190" /><strong>Cara membuat isi:</strong><br />
1. tumis bawang bombay dan bawang putih menggunakan minyak/mentega/margarine.<br />
2. kalau tumisan bawang bombay dan bawang putih sudah berbau wangi, masukan daging sapi cincang. Masak sampai daging berubah warna saja, lalu masukan frozen mix vegetables. Tambahkan garam, gula, garam, dan pala &#8211; aduk rata. Sisihkan.</p>
<p><img class="alignleft" src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/TBx4B4fU68I/AAAAAAAAFUo/ISpxHPxR-iY/s800/PotatoMasher.jpg" alt="" width="230" height="230" /><br />
<strong>Cara membuat adonan kentang: </strong><br />
1. kalau kentang sudah lunak, buang air rebusan dan haluskan kentang dengan penghalus kentang.<br />
2. masukan telur kocok, campur rata.<br />
3. masukan keju, campur rata.<br />
4. tamahkan garam dan lada jika suka (saya tidak menambahkan lada dan garam karena keju akan menambahkan rasa asin).</p>
<p><strong>Cara menyiapkan pastel tutup:</strong><br />
1. siapkan loyang tahan panas, oles bagian dalam loyang dengan mentega/margarine/minyak.<br />
2. tuang adonan isi &#8211; ratakan<br />
3. tuang adonan kentang di atasnya, ratakan<br />
4. masukan loyang ke dalam oven, tunggu sampai permukaan adonan kentang berwarna keemasan, angkat dan sajikan.</p>
<p><strong>Catatan: </strong><br />
1. Umumnya resep pastel tutup menyarankan untuk mengolesi permukaan adonan kentang dengan telur kocok, sehingga ketika matang, selain warnanya keemasan juga mengkilat. Saya memilih untuk tidak mengolesi permukaan adonan kentang dengan telur kocok karena lebih suka warna natural kentang tumbuk yang keemasan ketika matang <img src='http://blog.tukangmakan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
2. Gambar di ambil dari <a href="http://www.mccain.com.au/products_frozen-vegetables_vegetable-mixes_mccain-mixed-vegetables-500g_198.aspx">sini</a> dan <a href="http://whatscookingamerica.net/Foto3/PotatoMasher4.jpg">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/06/07/pastel-tutup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>My Breakfast</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/05/16/my-breakfast/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/05/16/my-breakfast/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 12:48:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Breakfast Week]]></category>
		<category><![CDATA[Resep Omelete]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=678</guid>
		<description><![CDATA[Makanan Apa yang baik untuk makan pagi?
Makanan yang banyak mengandung protein dan serat sangat dianjurkan untuk makan pagi, karena memerlukan proses pencernaan yang lebih lambat. Protein bisa ditemukan di daging rendah lemak, telur, kacang-kacangan atau produk berbasis susu. Sedangkan serat bisa diperoleh lewat sayur-sayuran dan buah-buahan. ~ via Goorme
Terus terang pola makan pagi saya berubah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Makanan Apa yang baik untuk makan pagi?<br />
Makanan yang banyak mengandung protein dan serat sangat dianjurkan untuk makan pagi, karena memerlukan proses pencernaan yang lebih lambat. Protein bisa ditemukan di daging rendah lemak, telur, kacang-kacangan atau produk berbasis susu. Sedangkan serat bisa diperoleh lewat sayur-sayuran dan buah-buahan. ~ via <a href="http://goorme.com/article/don-t-skip-breakfast" target="_blank">Goorme</a></p></blockquote>
<p>Terus terang <strong>pola makan pagi </strong>saya berubah sejak mulai bekerja di rumah. Sewaktu saya kecil hingga SMA, <strong>sarapan </strong>saya selalu makanan berat. (Alm) Mama selalu menjejali saya dengan nasi dan lauk pauk lengkap dan bahkan sewaktu SD plus susu putih setiap harinya.</p>
<p>Sampai saya bekerja di LSMpun pola makan pagi belum banyak berubah. Saya tetap suka makan pagi walau diluar. Nah sejak berkantor di rumah entah kenapa saya tidak suka dengan makan pagi. Setiap saya mengambil sarapan pasti perut saya cepat merasa lapar. Tetapi jika tidak sarapan jam 12 siangpun terasa normal makan pagi digabung dengan makan siang.<span id="more-678"></span></p>
<p><img class="alignleft" src="http://www.favorideas.com/images/foodrink-coffee-latte-art.jpg" alt="" width="158" height="237" />Pola pengganti makan pagi saya sekarang kopi &#8211; creamer atau teh panas dengan cemilan. Minuman panas dengan cemilan sudah cukup untuk asupan otak saya. Mungkin karena bekerja dari rumah sehingga tidak banyak menghabiskan tenaga sehingga cemilan sudah cukup.</p>
<p>Oh iya, <strong>resep kopi &#8211; creamer </strong>saya: 2 sdt gula &#8211; 1 sdt nescafe (karena tidak semua kopi enak dicampur dengan creamer) &#8211; 1,5 sdt creamer. Rasanya nikmat banget pagi-pagi minum ini :lebay: . Kalau mau rasa kopinya yang lebih kuat creamernya 1 sdt saja.</p>
<p>Sebenarnya kalau sedang pengen banget sarapan saya biasanya membuat omelet, kalau ada bahannya. Biasanya sih saya selalu memasukkan tomat, topping yang lain tergantung isi kulkas. Kenapa tomat? Supaya lebih sehat aja.</p>
<p>Dibawah ini saya masukkan video bagaimana membuat <strong>omelet </strong>yang mudah (walau kelihatannya tidak mudah). Melihat ini saja membuat saya ingin membuat omelet besok pagi.<br />
<object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="480" height="385" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/1Lc6iJ9gWy8&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;color1=0x3a3a3a&amp;color2=0x999999" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="480" height="385" src="http://www.youtube.com/v/1Lc6iJ9gWy8&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;color1=0x3a3a3a&amp;color2=0x999999" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Apa sarapanmu?</p>
<p><em>Picture Source</em>: <a href="http://www.favorideas.com" target="_blank">favorideas</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/05/16/my-breakfast/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resep Onion Ring ala Didut</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/04/01/resep-onion-ring-ala-didut/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/04/01/resep-onion-ring-ala-didut/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 23:46:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resep]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Onion Ring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=602</guid>
		<description><![CDATA[Kalau ke kafe atau kedai kopi yang punya menu side dishes, onion ring adalah salah satu favorit cemilan saya. Dan saya rasa harganya antara tidak murah tetapi juga tidak mahal. Kemarin karena penasaran jadinya saya mencoba untuk membuat resep onion ring sendiri.

Sebetulnya bahannya cukup sederhana untuk sekali santap:

1 bawang bombay yang cukup besar
terigu secukupnya
telur

Cara membuat:

Bawang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau ke kafe atau kedai kopi yang punya menu <em>side dishes</em>, <strong>onion ring</strong> adalah salah satu favorit cemilan saya. Dan saya rasa harganya antara tidak murah tetapi juga tidak mahal. Kemarin karena penasaran jadinya saya mencoba untuk membuat<strong> resep onion ring</strong> sendiri.<br />
<img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S7Pbvr3HsxI/AAAAAAAAEx8/q7TRizccW_E/s400/IMG_0160%20%28Large%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><br />
Sebetulnya bahannya cukup sederhana untuk sekali santap:</p>
<ul>
<li>1 bawang bombay yang cukup besar</li>
<li>terigu secukupnya</li>
<li>telur<span id="more-602"></span></li>
</ul>
<p>Cara membuat:</p>
<ul>
<li><strong>Bawang bombay</strong> dipotong  setebal 1 cm (atau sesuai selera) dan  pisahkan masing-masing irisan berbentuk cincin. Taruh dalam 1 tempat.</li>
<li>Lalu bawang dilumuri dengan tepung. Tips dari saya biar lumuran tepung mantabh saya pakai tempat plastik seperti dibawah ini lalu bawang dikocok bersama tepung didalamnya.</li>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S7PcAJSPf4I/AAAAAAAAEyA/F54etac3_kw/s400/IMG_0164%20%28Large%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /></p>
<li>Setelah dikeluarkan lumuri dengan telor yang sudah dikocok tadi sebagai pengikat tepung dan lumuri dengan tepung sekali lagi biar lebih <em>maknyuss</em>.</li>
<li>Setelah itu goreng dengan minyak yang panas sampai warnanya kuning.</li>
</ul>
<p>Proses memasak yang paling ribet adalah sewaktu melumuri bawang bombay dengan tepung. Saya pakai pencapit biasanya untuk memudahkan mengangkat bawang terutama setelah dilumuri telur.</p>
<p>Sebetulnya cukup enak  sih dimakan dengan cocolan sambal saja tetapi kalau mau versi bumbu dan saus yang lebih lengkap bisa melirik ke <a href="http://makanapaya.com/recipes/view/203" target="_blank">blog makanapaya</a>.</p>
<p>Selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/04/01/resep-onion-ring-ala-didut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fusion Java Kopi yang Harum</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/fusion-java-kopi-yang-harum/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/fusion-java-kopi-yang-harum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 16:12:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[arabika linthong]]></category>
		<category><![CDATA[java kopi]]></category>
		<category><![CDATA[robusta lampung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=548</guid>
		<description><![CDATA[Once roasted, Coffea canephora (Robusta) tends to deliver a distinctive earthy flavour, usually with more bitterness than Coffea arabica. This powerful flavour can be desirable in a blend to give it perceived &#8220;strength&#8221; and &#8220;finish&#8221;, noticeably in the Italian coffee culture. In France, blends with around 70% Robusta and 30% Arabica are marketed as &#8220;traditional&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Once roasted, Coffea canephora (Robusta) tends to deliver a distinctive earthy flavour, usually with more bitterness than Coffea arabica. This powerful flavour can be desirable in a blend to give it perceived &#8220;strength&#8221; and &#8220;finish&#8221;, noticeably in the Italian coffee culture. <strong>In France, blends with around 70% Robusta and 30% Arabica are marketed as &#8220;traditional&#8221; coffee</strong>. Usually, coffee brewed from these blends or from straight Robusta are mixed in even parts with hot milk in a cup or bowl before drinking. (via <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Coffea_canephora" target="_blank">wikipedia</a>)</p></blockquote>
<p>Biasanya <strong>fusion</strong> atau <strong>perpaduan cita rasa</strong> dikenal dalam olahan makanan. Tetapi dikopi juga dikenal perpaduan antara 1 kopi dengan kopi yang lain. Satu jenis kopi yang saya tahu adalah<strong> <a href="http://www.kampoengcoffee.com/shop/product.php?id_product=19" target="_blank">Java Kopi</a></strong>. Bingung dengan perpaduan bahasa indonesia dan inggris dalam merk kopi ini? Saya pikir suatu unsur kesengajaan untuk membuat <strong>merk kopi</strong> yang agak tidak  biasa supaya mudah diingat.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><img src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S2PZmsrypQI/AAAAAAAAEWY/0zri8Tg_hhs/s400/IMG_0066%20%28Medium%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><p class="wp-caption-text">Packaging Java Kopi </p></div>
<p>Kopi fusion ini merupakan salah satu produk dari <strong><a href="http://www.kampoengcoffee.com/shop/" target="_blank">Kampoeng Kopi</a></strong>. Kopi ini merupakan perpaduan dari kopi <strong>Robusta Lampung</strong> dan <strong>Arabika Lintong</strong>. Kedua jenis kopi ini dipadukan dengan kombinasi jumlah tertentu sehingga mendapatkan rasa yang baru.<span id="more-548"></span><br />
<img class="alignnone" src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S2PZjTsc2AI/AAAAAAAAEWU/mq7lFpICqBM/s400/IMG_0067%20%28Medium%29.JPG" alt="" width="400" height="300" /><br />
Warnanya sedikit berbeda dengan kopi kebanyakan yang berwarna hitam. Kopi ini berwarna kecoklatan tua. Saya sempat membaginya dengan beberapa teman dan menurut mereka kopi ini sangatlah <strong>harum</strong>. Saya membaginya dengan beberapa teman dengan karakter orang yang berbeda-beda dan mayoritas endapat mereka mempunyai pendapat yang sama. Keharuman dari Java Kopi memang sangat terasa. Ketika bubuk kopi diseduhkan dengan  air panas, harumnya kopi langsung menyeruak masuk kedalam hidung.</p>
<p>Untuk rasa, kopi ini emang pahit tetapi tidak asam seperti Kopi Lampung. Rupanya perpaduan dengan Arabika Linthong telah menghilangkan <a href="http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/asamnya-kopi-lampung/" target="_blank">rasa asam dari Robusta Lampung</a>.</p>
<p>Kamu sudah pernah merasakan kopi-kopi fusion yang lain?</p>
<p><a href="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/" target="_blank"><img src="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/images/LogoBanner.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/fusion-java-kopi-yang-harum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peta Kuliner Semarang Versi Tukang Makan</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/peta-kuliner-semarang-versi-tukang-makan/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/peta-kuliner-semarang-versi-tukang-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 14:43:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Peta Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini iseng-iseng membuat peta kuliner di semarang ala tukang makan mengunakan google maps. Ternyata google maps bisa menjadi alat yang sangat informatif untuk memberikan info tentang tempat-tempat kuliner di Semarang.
Kamu bisa klik disini untuk melihat petanya. Tampilannya cukup sederhana. Di sebelah kanan kamu bisa klik tempat-tempat kuliner yang ingin diketahui. Setelah diklik akan muncul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini iseng-iseng membuat <strong>peta kuliner di semarang</strong> ala <a href="http://blog.tukangmakan.com">tukang makan </a>mengunakan <a href="http://maps.google.com/">google maps</a>. Ternyata google maps bisa menjadi alat yang sangat informatif untuk memberikan info tentang <strong>tempat-tempat kuliner di Semarang</strong>.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 560px"><img src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S2PV5CAFYmI/AAAAAAAAEV4/m39fFtvL-rg/s800/PETA%20KULINER%20SMG_02.jpg" alt="" width="550" height="295" /><p class="wp-caption-text">Tampilan Peta Kuliner Semarang </p></div>
<p>Kamu bisa <a href="http://maps.google.com/maps/ms?ie=UTF8&amp;hl=en&amp;msa=0&amp;msid=100778671571570645112.00047e53f98f03b64cc9d&amp;ll=-6.918929,110.400581&amp;spn=0.181318,0.220757&amp;z=12">klik disini</a> untuk melihat petanya. Tampilannya cukup sederhana. Di sebelah kanan kamu bisa klik tempat-tempat kuliner yang ingin diketahui. Setelah diklik akan muncul lokasi di peta yang sudah saya tandai dengan informasi yang sudah saya berikan. Biasanya akan ada <strong>URL</strong> postingan yang sudah saya tulis beserta informasi mengenai <strong>lokasi tempat makan</strong> tersebut.<span id="more-547"></span></p>
<p>Masih banyak tempat-tempat makan di semarang yang harus ditulis nih. Ada beberapa tempat yang sudah saya kunjungi tetapi belum sempat saya tulis. Oh iya sebetulnya kalau tidak tau jalan menuju lokasi bisa klik<strong><em> GET DIRECTION</em></strong> di dalam kolom info yang muncul. Bila memasukkan alamat <strong>FROM</strong> nanti bisa dapat ancer-ancer garis perjalanan menuju lokasi dan perkiraan waktunya. Walau belum tentu benar karena mungkin kondisi jalan di Indonesia.<br />
<img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S2PUsQ4lSOI/AAAAAAAAEVc/TD45JNXrsNc/s400/PETA%20KULINER%20SMG.jpg" alt="" width="400" height="364" /><br />
Kalau dilihat dari <a href="http://maps.google.com/maps/ms?ie=UTF8&amp;hl=en&amp;msa=0&amp;msid=100778671571570645112.00047e53f98f03b64cc9d&amp;ll=-6.918929,110.400581&amp;spn=0.181318,0.220757&amp;z=12">sebarannya</a>, daerah <strong>kota bawah</strong> masih menjadi favorit untuk banyak tempat makan. Tetapi saya sudah pernah makan dari <a href="http://blog.tukangmakan.com/2009/04/17/srimping-goreng-mentega-krapyak/">Krapyak</a> hingga Banyumanik. Dari ujung semarang  ke ujung semarang lainnya. Jadi Kota<strong> Semarang memang banjir kuliner</strong> dari ujung ke ujung.</p>
<p>Selamat menikmati akhir pekanmu.<br />
<a href="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/" target="_blank"><img src="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/images/LogoBanner.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/peta-kuliner-semarang-versi-tukang-makan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asamnya Kopi Lampung</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/asamnya-kopi-lampung/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/asamnya-kopi-lampung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 06:20:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=478</guid>
		<description><![CDATA[Kopi Indonesia saat ini ditilik dari hasilnya, menempat peringkat keempat terbesar di dunia. Kopi memiliki sejarah yang panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Indonesia diberkati dengan letak geografisnya yang sangatlah cocok bagi tanaman kopi. Letak Indonesia sangat ideal bagi iklim mikro untuk pertumbuhan dan produksi kopi. (via Wikipedia)
Tidak banyak soal sejarah kopi Indonesia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Kopi Indonesia</strong> saat ini ditilik dari hasilnya, menempat peringkat keempat terbesar di dunia. <a title="Kopi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kopi">Kopi</a> memiliki sejarah yang panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi di <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>. Indonesia diberkati dengan letak geografisnya yang sangatlah cocok bagi tanaman kopi. Letak Indonesia sangat ideal bagi iklim mikro untuk pertumbuhan dan produksi kopi. (via <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kopi_Indonesia" target="_blank">Wikipedia</a>)</p></blockquote>
<p>Tidak banyak soal sejarah kopi Indonesia yang dapat saya temukan di dunia maya. Karena kemarin saya baru mendapat <strong>kopi dari lampung</strong> oleh-oleh dari Lowo, saya jadi ada ide untuk membuat postingan soal<strong> kopi lampung</strong>. Tetapi soal kopi lampung-pun tidak banyak yang mengulasnya.</p>
<p>Dari <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kopi_Indonesia">wikipedia</a> saya ketahui bahwa kopi di Indonesia diperkenalkan oleh pemerintah Belanda. Awalnya kopi ditanam disekitar Batavia (Jakarta), Sukabumi dan Bogor sebelum menyebar ke seluruh pulau Jawa, Sumatra dan Sulawesi.<span id="more-478"></span></p>
<p>Pada permulaan abad ke-20 perkebunan kopi di Indonesia terserang hama, yang hampir memusnahkan seluruh tanaman kopi. Pada saat itu kopi juga ditanam di Timor dan Flores. Kedua pulau ini pada saat itu berada di bawah pemerintahan bangsa Portugis. Jenis kopi yang ditanam di sana juga adalah kopi Arabika. Kopi ini yang tidak terserang hama.</p>
<p>Kopi robusta biasanya tumbuh di daerah rendah, sedangkan kopi arabika tumbuh di daerah tinggi.<br />
<img class="alignnone" src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S2PCud-P5-I/AAAAAAAAEUQ/wSI0FcVprqA/s400/IMG_0071.JPG" alt="" width="212" height="400" /><br />
Kembali mengenai kopi lampung pemberian Lowo. Terus terang saya bukan penikmat kopi hitam tanpa gula. Tapi kali ini saya memberanikan diri untuk mencobanya tanpa gula untuk mengetahui rasa asli kopi lampung.</p>
<p>Warna kopi lampung ini hitam pekat dengan <strong>aroma pahit</strong> yang kuat <strong>sekaligus asam</strong> yang agak tajam. Untuk penikmat kopi memang rasa pahitnya khan yang dicari?</p>
<p>Tetapi akhirnya saya mencampur gula untuk menikmati kopi lampung ini karena belum bisa menjadi penikmat sejati dari secangkir kopi hitam. Ada sedikit tips untuk mencari rasa yang enak untuk mencampur gula dalam sebuah kopi. Gula dimasukkan terakhir ketika kopi sudah diseduh. Masukkan satu sendok teh dulu dan kalau kurangtambahkan sedikit demi sedikit sampai menemukan porsi manis yang pas.</p>
<p>Selamat berakhir pekan dan menikmati kopimu.<br />
<a href="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/" target="_blank"><img src="http://www.telkomsemarang.net/new/blog/images/LogoBanner.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2010/01/30/asamnya-kopi-lampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bruschetta Buatan Rumah</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2009/09/09/bruschetta-buatan-rumah/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2009/09/09/bruschetta-buatan-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 19:22:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cyn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bruschetta]]></category>
		<category><![CDATA[Guest Post]]></category>
		<category><![CDATA[Resep]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Italia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=393</guid>
		<description><![CDATA[Bikin bruschetta yuk !
Bruschetta adalah snack yang asalnya dari Italia tengah, lazimnya disajikan sebagai apetizer. Bruschetta ini termasuk hidangan yang cara membuatnya simpel. Intinya sebetulnya adalah roti yang dipanggang sehingga mengeras dan teksturnya crunchy alias garing, sedangkan toppingnya bisa bervariasi tergantung selera.
Mau mencoba membuat bruschetta? Ada resep bruschetta gampang. Moga-moga bahannya gampang diperoleh juga.

Bahan : [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bikin bruschetta yuk !</p>
<p>Bruschetta adalah snack yang asalnya dari Italia tengah, lazimnya disajikan sebagai apetizer. Bruschetta ini termasuk hidangan yang cara membuatnya simpel. Intinya sebetulnya adalah roti yang dipanggang sehingga mengeras dan teksturnya crunchy alias garing, sedangkan toppingnya bisa bervariasi tergantung selera.</p>
<p>Mau mencoba membuat bruschetta? Ada resep bruschetta gampang. Moga-moga bahannya gampang diperoleh juga.<strong></strong><br />
<a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/2IHYOIoHphVdZ_sn178EIg?feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/SqaufMVs3jI/AAAAAAAACw8/ansqAdyu2yA/s400/P1070532.JPG" alt="" /></a><br />
<strong><span id="more-393"></span>Bahan : </strong></p>
<ul>
<li>Roti Perancis *yang bentuknya kayak pentungan itu*</li>
<li>Tomat 3-4 biji</li>
<li>Bawang Putih satu siung</li>
<li>Minyak zaitun 1 1/2 &#8211; 2 sendok makan</li>
<li>Garam secukupnya</li>
</ul>
<p><strong>Cara Membuat : </strong></p>
<ul>
<li>Potong tomat hingga berbentuk kotak-kotak kecil</li>
<li>Iris-iris bawang putih sekecil mungkin</li>
<li>Masukkan potongan-potongan tomat, bawang putih, minyak zaitun, dan garam secukupnya dalam satu wadah lalu campurkan hingga merata</li>
<li>Simpan campuran ini ke dalam kulkas sekurang-kurangnya 15 menit sampai dingin-dingin segar.</li>
<li>Sementara itu potong-potong roti perancis dan panaskan di atas penggorengan tanpa minyak (atau bisa juga pakai toaster) sampai roti garing dan mengeras.</li>
</ul>
<p>Terakhir, sajikan campuran tomat dan irisan bawang putih di atas roti Perancis garing.</p>
<p>Selamat Mencoba !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2009/09/09/bruschetta-buatan-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Guacamole</title>
		<link>http://blog.tukangmakan.com/2009/04/15/guacamole/</link>
		<comments>http://blog.tukangmakan.com/2009/04/15/guacamole/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 07:01:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resep]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Guacamole]]></category>
		<category><![CDATA[Meksiko]]></category>
		<category><![CDATA[Vegetarian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.tukangmakan.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin tidak banyak yang tahu tentang salah satu menu pembuka yang berasal dari Meksiko ini, apalagi makanan meksiko tidak populer di Indonesia seperti makanan Jepang atau Eropa.
Saya dikenalkan Guacamole oleh Aga, salah satu teman yg berasal dari Polandia. Menyiapkan Guacamole sangat mudah dan kalau kamu mencari cemilan yang segar dan sehat, mungkin kamu harus mencoba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin tidak banyak yang tahu tentang salah satu menu pembuka yang berasal dari Meksiko ini, apalagi makanan meksiko tidak populer di Indonesia seperti makanan Jepang atau Eropa.</p>
<p>Saya dikenalkan Guacamole oleh Aga, salah satu teman yg berasal dari Polandia. Menyiapkan Guacamole sangat mudah dan kalau kamu mencari cemilan yang segar dan sehat, mungkin kamu harus mencoba Guacamole.<br />
<a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/1FQPIC1TfvEhjBjNN4Htqg?authkey=Gv1sRgCKDnjc7xuufOtAE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/SeV_P6RmjiI/AAAAAAAABu0/MAxZzg4ARKs/s400/IMG_0110%20%28Medium%29.JPG" alt="" /></a><br />
Bahan utama guacamole adalah alpukat. Carilah alpukat yang sudah matang.<span id="more-98"></span></p>
<p><strong>Bahan Dasar</strong><br />
2 buah alpukat yang sudah matang<br />
1/2 buah tomat potong dadu dan hilangkan bijinya sebelum dipotong dadu<br />
1/4 bawang merah potong dadu<br />
3 buah cabe hijau rajang halus (kalau tidak suka terlalu pedas tidak usah diikutkan)<br />
1 buah jeruk nipis<br />
Garam secukupnya</p>
<p>Sebenarnya kalau menuruti resep aslinya ada daun cilantro tetapi saya tidak menemukannya dipasar jadi tidak memakai daun cilantro. Dan rasanya tidak terlalu berpengaruh.</p>
<p><strong>Cara Membuat</strong><br />
Ambil daging alpukat dan jadikan satu. Hancurkan kasar saja dengan sendok.</p>
<p>Campur semua bahan di atas jadi satu, kemudian bubuhkan air jeruk nipis dan garam.</p>
<p>Selesai!! Mudah sekali khan?</p>
<p><strong>Penyajian</strong><br />
Biasanya Guacamole dimakan bersama chips. Jadi Guacamole dicuil dengan chips dan dimakan saja, rasanya menyegarkan.<br />
<a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/g4T9vqTcoGSTZOGIIYUE0g?authkey=Gv1sRgCKDnjc7xuufOtAE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/SeV_R3lQlAI/AAAAAAAABu8/WwkF7ei97qI/s400/IMG_0116%20%28Medium%29.JPG" alt="" /></a><br />
Kalau tips dari saya, dimakan bersama pancake saja.</p>
<p>Pancakenya dibuat tipis saja dan rasanya <em>mantebh</em> sekali dan rasanya cukup menyegarkan untuk menjadi sarapan orang Indonesia.</p>
<p>Jadi sekali-kali bagus juga keluar dari <em>pattern</em> menu makan kamu sehari-hari.</p>
<p><strong>Catatan</strong>: kalau mau membuat <a href="http://blog.didut.net/2008/10/28/resep-pancake-dengan-buttermilk/" target="_blank">pancake sendiri silahkan ke blog personal saya</a>. Sudah pernah saya tulis disitu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.tukangmakan.com/2009/04/15/guacamole/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
