Lumpia Mbak Lien


Siapa tak kenal dengan lumpia?

Kalau kita menyebut lumpia pasti kita langsung teringat dengan Kota Semarang yang juga terkenal dengan banjirnya itu


Lumpia adalah makanan khas semarang yang isinya terdiri dari rebung, telur, dan bisa dikombinasi dengan daging ayam, udang atau bahkan daging kepiting. Katanya sih di semarang itu ada beberapa tempat utama untuk mendapatkan lumpia yaitu di Gang Lombok, Jl. Pemuda dan di Jl. Mataram. Ke 3 tempat ini menampilkan cita rasa lumpia yang awalnya berasal dari keluarga yang sama.

Kali ini catatan saya dalam rangka menyambangi salah satu warung lumpia yang terkenal di semarang yaitu lumpia Mbak Lien.


Warung Mbak Lien bisa di jumpai di Jl. Pemuda, tepatnya di gang Grajen, di depan Dept Store Sri Ratu. Tapi jangan terkecoh dengan warung lumpia lainnya karena ada warung lumpia lain yang letaknya di pinggir jalan dengan nama yang mirip-mirip sehingga bisa mengecohkan pelanggan yang belom tau letak warung lumpia Mbak Lien.

Warung Mbak Lien ini sedikit menjorok di dalam gang sehingga sedikit tidak kelihatan dari jalan raya.


Lumpia yang ditawarkan adalah lumpia basah (tidak digoreng) dan lumpia yang di goreng.

Dan jangan khawatir, untuk lumpia basah isinya sudah masak hanya tidak digoreng. Setelah lidah saya mencicipi lumpia yang basah, rasanya oke banget dan lebih terasa isinya karena tidak tercampur dengan minyak. Rasanya agak manis dengan rasa rebung dan telur di dalamnya.

Sayang saya tidak bisa menginterview yang menjaga warung, mungkin karena kali ini saya datang beramai-ramai dengan anak-anak loenpia sehingga mungkin mood yang menjaga warung agak kurang melihat keramaian dari kami. Tapi kelihatannya memang sedikit tidak ramah untuk yang menjaga warung, ini mungkin sedikit masukan untuk warung lumpia Mbak Lien karena pembeli adalah raja :D

Untuk harga lumpia di warung Mbak Lien, dihargai dengan Rp.7000, – untuk 1 potongnya, memang harga tidak pernah menipu rasa.

Jadi kalau datang ke kota semarang jangan lupa mencoba lumpia yah :D

Berita terkait:
Lumpia di wikipedia

14 Comment
Comments To This Entry
  1. waaa .. jadi pengen lumpia neh …. :-D

    Pencinta Loenpia on December 7, 2007 Reply
  2. aku bener-bener pengin lumpia express :D
    yang Mbak Lien udah kemarin kan :D

    kiyat on December 8, 2007 Reply
  3. kapan-kapan bahas makanan kesukaan ane ya
    bakso urat :D

    detnot on December 8, 2007 Reply
  4. Padahal cuman rebung lho… bisa 7rebu gitu..

    Ari Wibowo on December 9, 2007 Reply
  5. Terus terang saya belum bisa menikmat lumpia Semarang. Bau rebungnya yang tajam belum bisa saya adaptasi. Dan saya baru tahu kalau ada rebung bau seperti itu dari Lumpia Semarang. Pengalaman masa kecil makan rebung hasil kebun bambu belakang rumah, baunya tidak seperti itu.

    Bambang Laresolo on December 11, 2007 Reply
  6. aduuuhh…ngiler bgt…trakhir maakan lumpia semarang kapan yah???? ada kali 10 tahun yg lalu

    icha on December 11, 2007 Reply
  7. Rebung berbau tajam itu rebung yg sudah disimpan lama. (rebung yang diambil saat musim hujan dan disimpan sebagai stok, dikeluarkan kembali saat musim kemarau. Dimana rebung hanya ditemukan dlm jumlah sedikit).
    Kalau loenpia khas Semarang yang asli (memakai rebung yang masih fresh). Dijamin..!!!

    ahmed on December 15, 2007 Reply
  8. pertama mikirnya mahal..tapi pas tau rasanya..sepadan kok

    la mendol on March 14, 2008 Reply
  9. Saya selaku owner mohon maaf apabila ada ketidaknyamanan dalam pelayanan kami. Ini akan kami buat sebagai masukan kami dan pengembangan pelayanan kami selanjutnya.

    Loenpia Mbak Lien on May 3, 2008 Reply
  10. udah pernah coba yang di gang lombok dut?coba deh..

    indah on December 26, 2008 Reply
  11. Lumpia????

    udah pernah nyoba lumpia bu indah ga???
    yang di gunung saharu x rt 11 rw 03 no. 7, jakarta pusat????

    cobain deh… pasti ketagihan…. tlp aja ke 021 – 6280972

    Ok………..

    Indah on December 6, 2009 Reply
  12. Loenpia Mbak Lin….ya.

    waaa..berarti datangnya malam ya mas, kalo datangnya siang masih ketemu sama Opa- engkongnya yang ramah banget.
    selalu nanya para tamunya ” rumahe mana to? ”
    lalu setelah selesai ” ati-ati yaa…..” gituu kok mas Didut.
    dan kayaknya Engkong tu punya six sense dah……..kayaknya siiiih..( soktauajah)

    J on April 9, 2010 Reply

Leave a comment