Lumpia Mbak Lien December 7, 2007


Siapa tak kenal dengan lumpia?

Kalau kita menyebut lumpia pasti kita langsung teringat dengan Kota Semarang yang juga terkenal dengan banjirnya itu


Lumpia adalah makanan khas semarang yang isinya terdiri dari rebung, telur, dan bisa dikombinasi dengan daging ayam, udang atau bahkan daging kepiting. Katanya sih di semarang itu ada beberapa tempat utama untuk mendapatkan lumpia yaitu di Gang Lombok, Jl. Pemuda dan di Jl. Mataram. Ke 3 tempat ini menampilkan cita rasa lumpia yang awalnya berasal dari keluarga yang sama.

Kali ini catatan saya dalam rangka menyambangi salah satu warung lumpia yang terkenal di semarang yaitu lumpia Mbak Lien.


Warung Mbak Lien bisa di jumpai di Jl. Pemuda, tepatnya di gang Grajen, di depan Dept Store Sri Ratu. Tapi jangan terkecoh dengan warung lumpia lainnya karena ada warung lumpia lain yang letaknya di pinggir jalan dengan nama yang mirip-mirip sehingga bisa mengecohkan pelanggan yang belom tau letak warung lumpia Mbak Lien.

Warung Mbak Lien ini sedikit menjorok di dalam gang sehingga sedikit tidak kelihatan dari jalan raya.


Lumpia yang ditawarkan adalah lumpia basah (tidak digoreng) dan lumpia yang di goreng.

Dan jangan khawatir, untuk lumpia basah isinya sudah masak hanya tidak digoreng. Setelah lidah saya mencicipi lumpia yang basah, rasanya oke banget dan lebih terasa isinya karena tidak tercampur dengan minyak. Rasanya agak manis dengan rasa rebung dan telur di dalamnya.

Sayang saya tidak bisa menginterview yang menjaga warung, mungkin karena kali ini saya datang beramai-ramai dengan anak-anak loenpia sehingga mungkin mood yang menjaga warung agak kurang melihat keramaian dari kami. Tapi kelihatannya memang sedikit tidak ramah untuk yang menjaga warung, ini mungkin sedikit masukan untuk warung lumpia Mbak Lien karena pembeli adalah raja :D

Untuk harga lumpia di warung Mbak Lien, dihargai dengan Rp.7000, – untuk 1 potongnya, memang harga tidak pernah menipu rasa.

Jadi kalau datang ke kota semarang jangan lupa mencoba lumpia yah :D

Berita terkait:
Lumpia di wikipedia

13 Comments
Pencinta Loenpia December 7th, 2007

waaa .. jadi pengen lumpia neh …. :-D

kiyat December 8th, 2007

aku bener-bener pengin lumpia express :D
yang Mbak Lien udah kemarin kan :D

detnot December 8th, 2007

kapan-kapan bahas makanan kesukaan ane ya
bakso urat :D

Ari Wibowo December 9th, 2007

Padahal cuman rebung lho… bisa 7rebu gitu..

Bambang Laresolo December 11th, 2007

Terus terang saya belum bisa menikmat lumpia Semarang. Bau rebungnya yang tajam belum bisa saya adaptasi. Dan saya baru tahu kalau ada rebung bau seperti itu dari Lumpia Semarang. Pengalaman masa kecil makan rebung hasil kebun bambu belakang rumah, baunya tidak seperti itu.

icha December 11th, 2007

aduuuhh…ngiler bgt…trakhir maakan lumpia semarang kapan yah???? ada kali 10 tahun yg lalu

ahmed December 15th, 2007

Rebung berbau tajam itu rebung yg sudah disimpan lama. (rebung yang diambil saat musim hujan dan disimpan sebagai stok, dikeluarkan kembali saat musim kemarau. Dimana rebung hanya ditemukan dlm jumlah sedikit).
Kalau loenpia khas Semarang yang asli (memakai rebung yang masih fresh). Dijamin..!!!

la mendol March 14th, 2008

pertama mikirnya mahal..tapi pas tau rasanya..sepadan kok

Loenpia Mbak Lien May 3rd, 2008

Saya selaku owner mohon maaf apabila ada ketidaknyamanan dalam pelayanan kami. Ini akan kami buat sebagai masukan kami dan pengembangan pelayanan kami selanjutnya.

indah December 26th, 2008

udah pernah coba yang di gang lombok dut?coba deh..

Indah December 6th, 2009

Lumpia????

udah pernah nyoba lumpia bu indah ga???
yang di gunung saharu x rt 11 rw 03 no. 7, jakarta pusat????

cobain deh… pasti ketagihan…. tlp aja ke 021 – 6280972

Ok………..

[...] Legenda Lumpia Gang Lombok 14 January 2010 by didut 1 views No Comment Lumpia adalah makanan khas semarang yang isinya terdiri dari rebung, telur, dan bisa dikombinasi dengan daging ayam, udang atau bahkan daging kepiting ~ Tukang Makan [...]

J April 9th, 2010

Loenpia Mbak Lin….ya.

waaa..berarti datangnya malam ya mas, kalo datangnya siang masih ketemu sama Opa- engkongnya yang ramah banget.
selalu nanya para tamunya ” rumahe mana to? ”
lalu setelah selesai ” ati-ati yaa…..” gituu kok mas Didut.
dan kayaknya Engkong tu punya six sense dah……..kayaknya siiiih..( soktauajah)

Leave a Reply

 
Login