Bandeng Budheng July 22, 2010 3 Comments
Walaupun kota Semarang dikenal sebagai tempat membeli oleh-oleh ikan Bandeng duri lunak atau tanpa duri, tapi saya masih jarang menemukan tempat makan yang menyediakan menu khusus olahan ikan Bandeng tersebut. Rata-rata ikan bandeng yang dijual di warung makan hanya digoreng biasa, itupun bandeng bukan yang duri lunak atau tanpa duri.
Tadi siang, saya dan beberapa teman “menemukan” tempat makan yang menyediakan menu olahan daging ikan Bandeng. Tempatnya juga tidak jauh dari rumah, yaitu di Tlogosari. Tepatnya di Jalan Parang Kusumo VI No 1 Tlogosari Semarang. Patokannya dari pintu gerbang Tlogosari maju terus hingga Jembatan 1, belok kiri dan belok kiri lagi. Tempat makan yang bernama Bandeng Budheng ini berada di kanan jalan setelah Masjid. Tepatnya di tanda A pada peta.
Kota Malang Gudangnya Makanan Jawa Timur July 18, 2010 8 Comments
Sudah lama saya mendengar cerita bahwa kota Malang menyimpan berbagai macam sajian makanan yang bermacam-macam. Berbagai olahan makanan tersedia di sana, bisa dikatakan Malang setara dengan kota Jogja dan Bandung yang memiliki berbagai macam makanan enak. Tapi karena jarak yang cukup jauh dan tidak ada saudara di Jawa Timur membuat saya selalu menunda keinginan untuk berburu kuliner disana.
Akhirnya kesempatan pergi ke Malang datang juga saat teman-teman kuliah S2 MMI UGM Yogyakarta mengadakan piknik berkedok studi banding ke kota Malang pada 5-7 Juli 2010. Horeeeee.. kesempatan ini tidak boleh saya sia-siakan! Peralatan perang seperti kamera, buku catatan, dan tentunya perut sudah saya siapkan dan latih jauh-jauh hari. Targetnya sih bisa mencoba makanan yang digoreng, berkuah, dan bersantan.
Baiklah, cerita perjalanan nggak usah saya ceritakan ya.. misal tertarik sih bisa baca di blog pribadi saya aja. Ntar kalo saya tulis disini bisa dipentung om admin hihihi…
Smoked beef quiche 2 Comments

Bahan:
300 ml sour cream atau cream atau susu
3-4 butir telur, kocok
2 lembar puff pastry siap pakai ukuran 30 x 30 cm (kalau di Jakarta, saya beli di Blue Bell).
200 gr smoked beef, potong dadu
1 butir bawang bombay, cincang
1 sm ground oregano
1 sm ground basil
1/2 st ground pala
garam
50 gr cheddar cheese untuk taburan
2 sm olive oil/margarine/minyak goreng
Cara:
1. siapkan loyang loaf 20 x 10 x 8 – olesi dengan margarine/olive oil
susun puff pastry sebagai alas menutupi semua permukaan loyang,sisihkan.
2. panaskan olive oil/margarine/minyak goreng, lalu tumis bawang bombay sampai harum, masukan smoked beef sampai baunya harum. matikan api.
3. masukan sour cream/cream/susu – aduk rata, masukan telur kocok – aduk rata.
4. tambahkan garam, pala, basil dan oregano
5. panggang dalam oven 190 derajat celcius. setelah 20 menit, taburkan cheddar cheese dan lanjutkan memanggang sampai permukaan quiche berwarna keemasan.
Sop Buntut Bakar Djatilegi 1 Comment
Sebetulnya pertemuan dengan restoran Djatilegi ini tidak disengaja. Ceritanya saat saya dan beberapa teman merasa kelaparan setelah menonton film di XXI Paragon, kami memutuskan untuk makan di FoodCourt Paragon yang terletak di lantai 3. Disitulah saya menemukan Djatilegi.. Tentunya ini kejutan buat saya, karena sudah beberapa kali miting di Djatilegi Banyumanik tapi ga tau kalo ternyata juga membuka lapak disini.
Saya tidak akan membahas tentang konsep FoodCourt Paragon yang modern, dimana setiap pengunjung akan diberikan semacam kartu kredit senilai 200.000 (dua-ratus-ribu-rupiah) di pintu masuk yang nantinya kartu itu dapat dibelanjakan di semua booth makanan pada area FoodCourt. Bayarnya gimana? Tentu saja saat Anda mau keluar dong, jangan berpikir untuk kabur kecuali Anda membawa parasut untuk terjun dari lantai 3.
Eh, tulisan diatas sama aja mbahas bukan? Ah sudahlah.. Lanjut!
Resep Bumbu Ayam Goreng July 16, 2010 8 Comments

Jadi di keluarga saya Bapak itu jagoan nge-bumbu-in ayam sebelum digoreng. Pokoknya kalau bumbu ayam pasti bapak gak pernah (Alm) Mama. Nah, kemarin akhirnya mencoba membuat ayam dengan bumbu ala bapak.
Tidak ada settingan bumbu yang pasti, sepertinya semakin kuat semakin enak deh keknya (haha~ ngawur banget yah)
Resep bumbu ayam goreng ini untuk 1/2 Kg ayam karena saya hanya tinggal berdua dengan adik perempuan saya. Tinggal dikira-kira aja bumbunya kalau mau buat lebih. Tidak ada yang tidak enak kalau buat bumbu asal bumbunya tidak ngawur, soal jumlah bisa diatur. Read the rest of this entry »
Goma Ae – Salad Dingin dari Jepang July 15, 2010 8 Comments

Karena sudah mulai lagi melakukan food combining, aku mencoba membuat Goma ae. Goma ae ini salad dingin khas Jepang. Enak deh.
Bahan:
- Bayam, dibuang akarnya, dicuci dan direbus 1 menit saja.
- Kalau bisa, waktu merebut diletakan sejajar (jangan berantakan), begitu juga waktu meniriskan, kalau bisa tetap sejajar.
- Wijen, disangrai. Sebagian di tumbuk kasar, sebagian biarkan utuh (sedikit saja untuk taburan)
- Soy sauce (bukan kecap manis yang kental itu. Ini rasanya asin)
- Gula
Berburu Kuliner Malam di SOLO (part 2) June 19, 2010 5 Comments
Postingan ini kelanjutan dari petualangan saya di SOLO kemarin.
Tanggal 5-6 Juni 2010 kemarin karena sudah mampir di Solo untuk acara SOLO (Sharing Online lan Offline), rasanya rugi kalau tidak berburu kuliner di Solo. Selain Solo terkenal sangat aktif kegiatan kulinernya dari pagi hingga malam hari. Baru di Solo saya menemukan tukang sate kambing mulai aktif dari jam 6 pagi, jadi orang Solo bisa sarapan dengan sate kambing dari jam 6 pagi.
Karena dari pagi hingga sore sudah ada acara SOLO di Gedung Graha Solo Raya, perburuan dimulai sebelum jam makan malam. Teman seperburuan kali ini Wedhouz. Kita tahu bahwa oleh panitia sudah disiapkan makan malam tetapi rasanya kok sia-sia kalau mampir Solo tanpa menikmati kuliner khas Solo.
Nasi Liwet
Untuk perburuan pertama kita berjalan-jalan di sepanjang Jl. Slamet Riyadi didekat penginapan. Kata Wedhouz Solo terkenal dengan warung ala eplek eplek (sepertinya spellingnya harus ditanyakan lagi, maklum bukan orang jawa), pokoknya dimana ada ruang kosong ada warung yang bisa nempel disitu. Ternyata didekat penginapan kita bisa menemukan Nasi Liwet. Read the rest of this entry »
Jejamuran June 17, 2010 4 Comments
Di Sleman, DIY ada restoran unik yang menyajikan menu dengan bahan dasar jamur. Nama restorannya Jejamuran. Pertama saya diberitahu oleh si pacar sebuah foto sepiring menu makanan yang wujudnya seperti rendang. Katanya itu dari jamur, dan rasanya beneran seperti daging alih-alih jamur yang kenyal dan (aslinya) gak berasa itu.
Gak sabaran, beberapa malam kemudian saya diajak oleh beliau ke restoran ini. Resto Jejamuran alamatnya ada di Niron, Pandowoharjo, Sleman. Dari Ringroad Utara cari Jalan Magelang. Lurus aja ke arah Magelang sampai di sebuah perempatan di daerah Beran Lor, kemudian belok kanan kira-kira 800 meter. Resto ini terletak di sebelah kiri jalan.
Kalau mau mencoba menu lengkap sebaiknya datang sore hari karena biasanya malam hari beberapa menu sudah habis. Menunya seperti apa sih? Ini beberapa contohnya:

Rendang Manis
Ini adalah rendang jamur. Kelihatan kan bentuknya, jamur kancing yang diberi bumbu rendang. Pada gigitan pertama saya seperti gak percaya karena ternyata benar, jamurnya terasa seperti daging!
Belum lagi bumbunya… *ngelap iler* Read the rest of this entry »
Ramen Ramen Ramen (1) June 8, 2010 6 Comments
Sebagai penggemar mie dan anime Jepang, tentunya saya pun penasaran dengan mie ramen. Seperti apa sih rasanya? Setelah mencoba di tiga tempat berbeda, berikut ini review saya dalam tiga postingan.=D
Nikkou Ramen
Enak!Can’t say more…enak enak enaak!!
ya ya ya, di nikko ramen ini saya makan ditemani oleh seorang kawan yang pernah tinggal di Jepang dan tentunya berpengalaman dalam bidang ini (maksudnya dia ngerti rasa aslinya).
Kami memesan 3 macam mi ramen, yaitu :
Pastel Tutup June 7, 2010 3 Comments

Pastel Tutup
Pelan-pelan, saya mulai mengajari diri saya untuk tidak bertumpu pada nasi sebagai makanan pokok. Kali ini saya memilih kentang sebagai karbohidrat pengganti nasi/beras. Pelan-pelan, saya mulai menawarkan Gita konsep yang sama – dan juga, menawarkan Gita pada gagasan daging sebagai sumber protein (yes, she doesn’t like beef). Jadi, tadi malam saya membuat pastel tutup ala saya dengan bahan-bahan seadanya di rumah. Saya mencampurkan sedikit keju pada adonan kentang, supaya Gita juga mendapat asupan kalsium. Ini dia resepnya:
Sebelum memulai menyiapkan dan membuat bahan, panaskan oven pada suhu 180 – 200 derajat Celcius.


Recent Comments